Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Idul Adha 2026

50 'Pabbelulang' Dilibatkan saat Sembelih 32 Ekor Sapi di Stadion Andi Ninnong Sengkang

Setidaknya 50 orang bertugas sebagai Pabbelulang atau menguliti hewan setelah disembelih.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
IDUL ADHA - Proses penyembelihan 32 ekor sapi di Stadion Andi Ninnong Sengkang, Rabu (27/5/2026). Setidaknya 50 orang bertugas sebagai Pabbelulang atau menguliti hewan setelah disembelih. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Kabupaten Wajo melibatkan sekitar 50 orang Pabbelulang atau jagal lokal dalam proses penyembelihan hewan kurban di area luar Stadion Andi Ninnong Sengkang, Rabu (27/5/2026). 
  • Penyembelihan turut dihadiri Bupati Andi Rosman, Sekda Armayani, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
  • Proses penyembelihan dilakukan oleh dua Juru Sembelih Halal dari Kementerian Agama Kabupaten Wajo, yakni Supriadi dan Muhammad Agusriadi. 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Setidaknya 50 orang bertugas sebagai Pabbelulang (Jagal/orang yang menguliti hewan) saat penyembelihan hewan kurban lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo.

Penyembelihan sapi di area luar Stadion Andi Ninnong Sengkang, Rabu (27/5/2026).

Hadir Bupati Wajo Andi Rosman didampingi Sekretaris Daerah Armayani, sejumlah kepala OPD dan unsur Forkopimda.

Terlihat pula beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan warga sekitar.

Mereka memadati area penyembelihan sekira pukul 10.00 Wita.

Beberapa tenda kerucut terpasang di sekitar area.

Tak sedikit dari Jagal bersiap dengan benda tajam untuk menguliti sapi.

Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto 923 Kg Disembelih di Masjid At-Taqwa Wajo Makassar

Di samping itu, dua Juru Sembelih Halal (Juleha) tampak di lokasi.

Keduanya dari Kementerian Agama Kabupaten Wajo, yaitu Supriadi dan Muhammad Agusriadi.

Tepat pukul 11.00 Wita, satu per satu sapi disembelih.

Kedua Juleha pun silih berganti, sembari dibantu warga dalam prosesnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo, M. Arwes mengatakan petugas merupakan warga setempat.

"Betul, mereka yang terlibat adalah setempat. Ada sekitar 50 orang Pabbelulang," ujar Arwes saat ditemui Tribun-Timur.com di lokasi

Setelah sapi dikuliti, giliran staf OPD masing-masing bertugas mengiris daging.

"Kalau Pakkire-kire (Pemotong daging) ada lima orang setiap OPD. Mereka nantinya kemudian mengemas ke dalam kresek kemudian dibagikan," katanya.

Arwes menjelaskan, setiap ekor sapi yang disembelih dagingnya dibagi berdasarkan tiga kriteria. 

"Pembagiannya itu 1/3 untuk Sohibul Qurban (orang yang berkurban), 1/3 untuk kerabat dan tetangga pemilik kurban dan 1/3 dibagi ke fakir miskin," jelasnya.

"Nah, untuk fakir miskin nanti panitia kurban yang tangani kemudian diserahkan ke yang berhak. Kami juga sudah distribusikan kupon melalui Pemerintah Kelurahan sebanyak 16 di Kecamatan Tempe," sambungnya.

Bupati Wajo Andi Rosman menyampaikan Idul Adha adalah momen mengingat dan menanamkan arti sebuah keikhlasan.

"Kita belajar dari Kisah Nabi Ibrahim AS, yang menerima wahyu dari Allah Swt untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail, sebagai sebuah ujian keimanan dan itu menjadikan kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT," tuturnya.

"Ini adalah simbol keikhlasan untuk mengorbankan egoisme, kepentingan pribadi, dan segala bentuk kemalasan dalam menjalankan amanah sebagai hamba Allah," tambah AR sapaanya.

Pelaksanaan kurban lingkup Pemkab Wajo ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

"Alhamdulillah sinergi antara Pemkab dan masyarakat wajib kita galakkan, melalui Iduladha kita berharap berkah dari apa yang kita laksanakan hari ini," tandasnya.

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved