Ini Alasan Masjid Agung Sengkang Tak Buka Layanan Hewan Kurban
Bukan kali pertama, tahun sebelumnya Masjid yang menjadi ikon Kota Sengkang itu juga tidak menggelar pemotongan hewan kurban.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Waode Nurmin
TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Inilah alasan mengapa Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang Kabupaten Wajo tak laksanakan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Bukan kali pertama, tahun sebelumnya Masjid yang menjadi ikon Kota Sengkang itu juga tidak menggelar pemotongan hewan kurban.
Alasannya, rata-rata keinginan para jamaah.
Demikian disampaikan Ketua Pengurus Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Idris Panaungi.
"Iya, seperti tahun lalu, tahun ini tidak ada kegiatan pemotongan hewan kurban karena jamaah ada lokasi tempat pemotongannya masing-masing," ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat dihubungi, Jumat (22/5/2026)
Ia menuturkan setiap jamaah atau warga punya lokasi dan objek pembagian daging kurban.
"Mereka sudah punya tempat untuk dibagikan kurbannya. Jadi, kami kembalikan kepada keinginan jamaah saja," paparnya.
Olehnya, Pengurus Masjid turut mengarahkan warga berkurban ke PB. As'adiyah.
"Sebagian warga kami arahkan ke As'adiyah untuk menyalurkan kurbannya. Nanti di sana, tergantung warga sendiri mau dibagikan langsung atau bawa ke lingkungan masing-masing," jelas Idrus
Di samping itu, salah satu warga Jl Macan, Kelurahan Tempe, Nono (37) mengaku akan berkurban di Masjid dekat rumahnya.
"Alhamdulillah tahun ini ada rejeki dan kesempatan berkurban," katanya, terpisah.
"Sudah daftar di dekat rumah, Masjid Al Ikhlas Jl Lembu," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Masjid-Agung-Ummul-Quraa-Sengkang_22052026_.jpg)