Disdikbud Wajo Borong Dua Penghargaan di Hardiknas 2026
Penghargaan itu diberikan Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID), Paulus Pangka.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wajo raih dua penghargaan sekaligus dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Penghargaan itu diberikan Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID), Paulus Pangka.
Dua penghargaan yakni Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan Berpakaian Adat Serentak di 1.000 Lokasi se Kabupaten Wajo dan penyelenggaraan rekor senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Sehat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Alamsyah menyebut momen Hardiknas sebagai refleksi mengingat perjuangan Ki Hajar Dewantara.
"Sebagai generasi kita perlu mengingat perjuangan Ki Hajar Dewantara demi menghidupkan semangat Tut Wuri Handayani dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ujar Alamsyah kepada Tribun-Timur.com, Senin (4/5/2026).
Lanjut, kata dia kegiatan ini selaras dengan tema Hardiknas 2026 “Menguatakan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Berkualitas”
“Kita tidak hanya memperingati, tapi juga menciptakan gerakan nyata. Melalui pakaian adat, anak-anak diajarkan menghargai warisan leluhur," paparnya.
Terlebih dua penghargaan yang diterima itu sebagai wujud perayaan keberagaman Budaya Pendidikan Indonesia.
"Kita tidak hanya memperingati, tapi juga menciptakan gerakan nyata. Melalui pakaian adat, anak-anak diajarkan menghargai warisan leluhur," paparnya.
"Sementara Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersihan, gotong royong, dan perilaku positif lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Wajo memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Senin (4/52026).
dr Baso Rahmanuddin mengenakan Pakaian Sipil Resmi (PSR) saat memimpin upacara dan didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Wajo.
Lomba Peringati Hardiknas 2026
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo menggelar berbagai lomba jelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.
Hari Pendidikan Nasional diperingati pada 2 Mei setiap tahunnya.
Berbagai lomba menarik digelar bagi siswa SD-SMP hingga guru dan pejabat.
Hal ini merupakan wujud semangat memperingati Hardiknas sekaligus memperkuat pembinaan karakter dan kreativitas generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Alamsyah mengatakan kegiatan dipusatkan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo pada akhir April kemarin.
"Puncaknya tentu melibatkan ribuan siswa dan pendidik dari 14 kecamatan se Kabupaten Wajo," ujarnya.
Lanjut, kata dia bahwa rangkaian kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi.
“Melalui lomba-lomba ini, kami ingin siswa tidak hanya pandai secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat, kreatif, dan menjaga kebugaran tubuh. Semua ini sebagai investasi menuju generasi emas Indonesia 2045,” ujarnya.
Adapun beberapa lomba Keagamaan yang sarat nilai edukasi bagu tingkat SMP, antara lain Lomba Hifdzil Qur’an dan Lomba Lagu Religi.
"Peserta diwajibkan menghafal surah dari As-Syams hingga An-Naba’, serta menyanyikan lagu-lagu religi hits seperti Bismillah Cinta (Pasha Ungu), Ya Habibal Qalbi (Sabyan), hingga Rahmatun Lil Alamin (Maher Zain)," paparnya.
Sementara di tingkat SD, variasinya lebih beragam, ada Lomba Adzan, Tilawah, Hifdzil Qur’an, Pildacil (Pidato Anak Islam), dan Lagu Religi.
Tema pidato, urai Alamsyah sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti Pentingnya Shalat Lima Waktu, Menghargai Perbedaan, hingga Gemar Belajar sebagai Pintu Kecemerlangan.
Lalu, peringatan Hardiknas di Kabupaten Wajo 2026 juga menyajikan Lomba Seni yang seru.
"Ada Karaoke antar kecamatan dan antar pejabat, serta lomba sambung Lirik Lagu. Pejabat bahkan diminta tampil berduet dengan pasangan atau rekan kerja, menciptakan suasana kekeluargaan yang unik," katanya.
Bahkan, telah digelar Lomba Senam Anak Indonesia Hebat tingkat SD.
"Setiap kecamatan mengirimkan regu 7 siswa yang akan menampilkan gerakan senam serempak dengan iringan musik resmi. Lomba ini sekaligus mendorong pembiasaan hidup sehat dan aktif di satuan pendidikan," jelas Alamsyah.
Di sisi lain, ada lomb olahraga berupa Volly Orare antar bidang/sekretariat dan Domino antar kecamatan.
"Hardiknas 2026 di Wajo dipastikan akan menjadi ajang yang penuh semangat, kreativitas, dan kebersamaan. Mari dukung generasi muda Wajo berprestasi," tandasnya.
| BPS Wajo dan Pemkab Canangkan Program Desa Cantik 2026 |
|
|---|
| Pemkab Pinrang Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas |
|
|---|
| Ribuan Guru di Tana Toraja Upacara Hardiknas 2026 Sambil Main Hujan |
|
|---|
| Tim Pemeriksa Hewan Kurban Dibentuk DPKP Wajo 2 Minggu Jelang Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Jadwal Lengkap Pendaftaran SPMB 2026 TK, SD, dan SMP Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kabupaten-Wajo-Alamsyah.jpg)