Polisi Autopsi Mayat Tanpa Kepala di RSUD Lamaddukelleng Sengkang
Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga, Syamsu kala dirinya hendak menuju ke kebun miliknya, berlokasi di sekitaran pesisir Danau Tempe.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel mengautopsi mayat yang ditemukan di pesisir Danau Tempe, pada Minggu (8/2/2026) lalu.
Autopsi dilakukan di RSUD Lamaddukelleng Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, tidak jauh dari SPBU Amessangeng Wajo.
Hal itu dibenarkan Kanit Res Polsek Tempe IPTU Aditiawarman saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Selasa (10/2/2026).
"Betul, tadi kami mendampingi Tim Forensik Polda Sulsel autopsi mayat yang ditemukan di Pesisir Danau Tempe, hari Minggu kemarin," ujar IPTU Aditia sapaanya.
Sehingga, kata dia saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan.
"Kami masih menunggu hasil dari Biddokes Polda Sulsel, nanti diinfokan lebih lanjut," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) digegerkan penemuan mayat tanpa kepala mengapung di pesisir Danau Tempe, Minggu (8/2/2026).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga, Syamsu kala dirinya hendak menuju ke kebun miliknya, berlokasi di sekitaran pesisir Danau Tempe.
"Iye, kebetulan saya mau ke kebun pagi-pagi (jam 08.30 WITA) tapi pas melintas di lokasi, saya mencium bau busuk yang sangat menyengat dan saya penasaran mendekati sumber bau, ternyata mayat," ujarnya kepada Polisi saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.
Lanjut, ia mengungkap mayat dalam posisi telungkup tanpa busana.
"Tidak ada kepalanya, badan saja. Kaget sekalika lansung panggil warga lain dan lapor ke polisi," jelasnya.
Mendapati laporan itu, pihak kepolisian segera menuju tempat kejadian perkara.
"Betul, ada laporan warga terkait penemuan mayat tanpa kepala. Tak lama, saya bersama personel lainnya turun olah TKP," ujar Kapolsek Tempe, AKP Candra Said Nur kepada Tribun-Timur.com usia dikonfirmasi Tribun-Timur.com melaui telepon Whatsapp, (8/22026) siang.
AKP Candra menjelaskan saat tiba di lokasi, pihaknya melakukan penyelidikan awal.
"Kami melakukan penyelidikan awal sembari memasang garis polisi guna menghindari kerumunan warga," jelasnya.
"Segera kami bawa ke Rumah Sakit Umum Lamaddukkeleng untuk proses identifikasi lebih sekaligus memastikan penyebab kematian," sambungnya menambahkan.
Saat ini, Polisi belum mengetahui identitas mayat secara khusus.
"Belum diketahui identitasnya. Segera kami infokan," tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Polisi tengah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran adanya laporan orang hilang di wilayah sekitar.(*)
| Inilah Daftar 22 Ketua DPC PKB Terpilih di Sulsel, Bone dan Bulukumba Masih Tunggu Putusan Cak Imin |
|
|---|
| BUMN Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja Banyak Posisi Juni 2026, Ada Juga Magang Tamatan SMA |
|
|---|
| Pemkab Wajo Sambut Baik Status PPPK Dialihkan ke PNS, BKPSDM: Setuju Asal Anggaran dari Pusat |
|
|---|
| Hujan Deras dan Angin Kencang di Wajo, Dua Pohon Tumbang Timpa Pagar SMA dan Rumah Warga |
|
|---|
| Tak Lagi Bergantung dari Luar Daerah, Maros Genjot Produksi Bibit Ayam Alope di Tompobulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Kanit-Res-Polsek-Tempe-IPTU-Aditiawarman.jpg)