Sasar Gen Z, PKS Wajo Libatkan Anak Muda di Program MBG
Saat ini, kata Andreas, 50 orang tercatat mengikuti proses kaderisasi PKS Wajo.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
TRIBUNTIMUR.COM, WAJO – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wajo mulai memfokuskan perekrutan kader dari kalangan Generasi Z (Gen Z).
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kaderisasi Anggota PKS Wajo, Andreas Riesfandhy, saat ditemui Tribun-Timur.com di Sengkang, Minggu (1/2/2026) malam.
Menurut Andreas, langkah ini merupakan bagian dari upaya PKS Wajo membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan organisasi.
“Kami memang fokus ke Gen Z. Pendekatannya lebih ke diskusi dan bertukar pikiran, bagaimana berorganisasi dengan baik dan bijak,” ujarnya.
Saat ini, kata Andreas, 50 orang tercatat mengikuti proses kaderisasi PKS Wajo.
Namun, partai tetap mengedepankan selektivitas dalam perekrutan.
“Kami tidak mengejar jumlah. Yang kami kejar kualitas. Kami ingin kader yang punya visi dan komitmen,” katanya.
Selain kaderisasi, PKS Wajo juga mulai menanamkan nilai kewirausahaan kepada kader mudanya.
Menurut Andreas, partai ingin menjadi ruang bagi anak muda untuk berkembang, termasuk di bidang usaha.
“PKS bukan sekadar partai kekuasaan. Kami ingin jadi wadah berkembang bersama. Ke depan, kader juga akan diberdayakan dalam unit-unit usaha partai,” ujarnya.
Salah satu program yang tengah dirancang adalah pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rencananya melibatkan kader dalam pengelolaannya.
Sekretaris PKS Wajo, Agussalim, menegaskan bahwa tujuan partai bukan hanya soal kekuasaan, melainkan membentuk kader yang bermanfaat bagi masyarakat.
“PKS terbuka untuk siapa saja. Tidak hanya umat Muslim, tapi semua yang punya komitmen menjaga persatuan dan memberi manfaat bagi bangsa,” katanya.
Ia menambahkan, proses kaderisasi akan terus berjalan tanpa batas waktu.
Ketua PKS Wajo Arga Prasetya Ashar juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun daerah.
Menurutnya, keterlibatan milenial dan Gen Z menjadi energi baru bagi partai.
“Pengurus PKS Wajo saat ini banyak diisi anak muda. Semangat inilah yang ingin kami dorong untuk ikut berkontribusi memajukan daerah,” ujar Arga. (*)
| Kunjungi As'adiyah Wajo, Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Santri Belajar dari Alam |
|
|---|
| Warga Wajo Terpaksa Beli Pertamax Demi Pulang ke Rumah, Pertalite Kosong |
|
|---|
| MBG dalam Hierarki Perundang-Undangan |
|
|---|
| Kronologi Petani di Wajo Tewas Tersambar Petir Usai Semprot Racun Hama di Sawah |
|
|---|
| Daftar 7 Dapur MBG di Parepare Tutup Sementara Gegara Dana Operasional Belum Cair |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PKS-Wajo-saat-bertemu-reporter-TribunWajo-Jabal-Qubais.jpg)