Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Buruh, Objek Wisata Patung Yesus Tana Toraja Diserbu Ratusan Wisatawan

Berdasarkan data di loket pembelian tiket masuk, hingga pukul 17.30 WITA, sebanyak 500 wisatawan

Tayang:
Tribun-timur.com/Anastasya Saidong Ridwan
PATUNG YESUS - Petugas loket melayani wisatawan yang membeli tiket masuk objek wisata Patung Yesus dari atas mobil, Jumat (1/5/2026) sore. Hari pertama long weekend pekan ini, sebanyak 500 wisatawan mengunjungi objek wisata religi berlokasi di Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan itu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKALE - Objek wisata religi Patung Yesus di Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel, dipadati ratusan pengunjung saat momen libur  Hari Buruh 1 Mei, Jumat (1/5/2026).

Berdasarkan data di loket pembelian tiket masuk, hingga pukul 17.30 WITA, sebanyak 500 wisatawan menghabiskan hari pertama long weekend pekan ini di tempat tersebut.

Petugas loket yang merupakan pegawai Dinas Pariwisata Tana Toraja, Irma, mengatakan pengunjung didominasi orang dewasa.

“Untuk hari ini tercatat 415 orang dewasa dengan harga tiket Rp15 ribu per orang, kemudian anak-anak 83 orang dengan tiket Rp5 ribu, dan satu wisatawan mancanegara dengan tiket Rp50 ribu,” ujarnya, disela melayani pembelian tiket, Jumat sore. 

Ia menyebut lonjakan pengunjung terjadi karena bertepatan dengan hari libur.

“Memang hari ini lebih ramai karena libur, berbeda dengan hari sebelumnya,” jelasnya.

Selain tiket masuk kawasan, pengunjung juga dikenakan biaya tambahan untuk akses ke area Patung Yesus tertinggi di dunia itu, sebesar Rp20 ribu.

Buntu Burake sendiri merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Tana Toraja yang berada di Kelurahan Burake, Kecamatan Makale.

Ikon utama kawasan ini adalah Patung Yesus Kristus Memberkati setinggi 45 meter yang berdiri di atas Bukit (Buntu) Burake.

Dari Buntu Burake, pengunjung juga dapat menikmati panorama perbukitan Toraja yang indah.

Di depan Patung Yesus, ada jembatan kaca untuk melihat pemandangan di bawah namun sementara ini ditutup karena ada keretakan kaca.

Di luar area patung, terdapat banyak los menjual pernak pernik Toraja dan warung makan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved