Pertalite Mulai Langka di Takalar, Pengendara Terpaksa Pakai Pertamax
Meski demikian, aktivitas pengisian BBM di SPBU tersebut tetap berjalan melalui layanan Pertamax.
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ansar
Sementara itu, pengendara lainnya bernama Asmawati mengaku terpaksa membeli Pertamax karena tidak adanya stok Pertalite.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat konsumen tidak memiliki banyak pilihan.
"Terpaksa," kata Asmawati.
Ia mengaku tetap membeli Pertamax meski harus mengeluarkan biaya lebih besar.
"Apa boleh buat, biar mahal dibeli juga," ujarnya.
Saat ditanya alasannya, Asmawati menjawab dengan nada bercanda.
"Daripada jalan kaki," katanya sambil tertawa.
Di sisi lain, operator SPBU Panaikang, Nur Alfiah, menjelaskan stok Pertalite habis sekitar pukul 10.00 Wita.
"Pertalite habis tadi sekitar jam 10 lewat pagi," ujarnya.
Ia mengatakan pasokan Pertalite yang masuk ke SPBU tidak selalu sama setiap harinya.
Menurut Nur Alfiah, pengiriman terakhir yang diterima SPBU tersebut sebanyak 8 kiloliter atau sekitar 8.000 liter.
"Tadi malam masuk 8 KL," jelasnya.
Padahal dalam kondisi normal, pasokan Pertalite dapat mencapai 16 hingga 24 kiloliter tergantung jadwal distribusi.
"Biasa masuk 16 KL, 24 KL. Tergantung pengiriman dari Makassar," katanya.
Ia menambahkan, dalam beberapa kesempatan pasokan 16 kiloliter bisa datang sekaligus dalam satu kali pengiriman maupun terbagi dalam dua kali pengiriman.
| Kontingen Pramuka Takalar Siap ke Jambore Nasional 2026, Bupati Daeng Manye Beri Motivasi |
|
|---|
| Kemenko PMK Apresiasi Layanan Kesehatan Takalar, Kadis Kesehatan Percepat Turunkan Stunting |
|
|---|
| Patte'ne Cetak Rekor Daerah Pertama di Polsel Rampungkan PBB-P2, Setoran Pajak Capai Rp58,3 Juta |
|
|---|
| Jamaah Haji Pinrang Dominasi Kloter 16, Takalar 69 orang |
|
|---|
| Bupati Takalar - Konjen Australia Bahas Riset Rumput Laut hingga Jejak Historis Teripang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PERTALITE-LANGKA-Kondisi-antrean-kendaraan-roda-dua-di-SPBU-Panaikang.jpg)