Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lonjakan Arus Balik Picu Antrean Panjang Pertalite di SPBU Kalabbirang Takalar

Meski demikian, pihak SPBU terus berupaya mengurai antrean agar tidak semakin panjang hingga ke jalan raya.

Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
ANTRE BBM - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengantre panjang di SPBU Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Rabu (25/03/2026). Dalam antrean tersebut terlihat ibu-ibu yang menggendong anaknya serta lansia turut menunggu giliran pengisian BBM jenis Pertalite di tengah teriknya siang hari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Antrean panjang kendaraan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kalabbirang Unit 74.922.2, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/03/2026).

Pantauan Tribun-Timur.Com sekitar pukul 13.41 Wita, puluhan mobil dan sepeda motor terlihat mengular untuk mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Kendaraan tampak mengantre dari area dalam SPBU hingga mendekati badan jalan, menimbulkan kepadatan di sekitar lokasi.

Situasi antrean didominasi kendaraan roda dua, namun sejumlah mobil pribadi juga terlihat ikut menunggu giliran pengisian bahan bakar.

Beberapa warga tampak sabar menunggu, termasuk ibu-ibu yang terlihat menggendong anaknya sambil menunggu pengendara yang memboncengnya mengisi bahan bakar, bahkan terdapat pula lansia yang berada dalam kondisi antrean yang sama di tengah teriknya siang hari.

Di area SPBU, terdapat enam pompa pengisian yang tersusun di tiga titik, masing-masing dua pompa di bagian depan, tengah, dan belakang.

Namun, dari keseluruhan fasilitas tersebut, hanya sebagian pompa yang dapat difungsikan untuk melayani kendaraan.

Saat memasuki area kantor pelayanan SPBU yang berada di belakang pompa paling akhir, awak media disambut langsung oleh pengawas SPBU bernama Alias.

Alias menjelaskan, antrean panjang yang terjadi dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang arus mudik.

“Sebenarnya begini, itu kan puncaknya orang mudik. Jadi yang pertama itu yang bikin menumpuk karena di Kalampa (SPBU tetangga) kosong. Jadi semua lari ke sini,” ujar Alias.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan stok BBM yang diterima SPBU Kalabbirang.

Menurutnya, distribusi BBM yang masuk hanya sebanyak 8 kiloliter (KL), sehingga hanya mampu mengisi satu tangki penyimpanan.

“Itu yang di belakang tidak ada isinya, karena tangkinya di depan. Yang masuk ini cuma 8 KL, jadi cuma satu tangki yang terisi,” jelasnya.

Alias menambahkan, apabila pasokan mencapai 16 KL hingga 24 KL, maka distribusi bisa dibagi ke tangki belakang sehingga lebih banyak pompa dapat dioperasikan.

“Kalau masuk 16 KL atau 24 KL, baru bisa kita bagi ke tangki belakang supaya jalan dua-duanya,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved