Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Upacara Perdana Usai Lebaran, Daeng Manye Minta Tak Ada lagi Ketersinggungan

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya memperbaiki hubungan kerja usai momentum Lebaran

Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
DAENG MANYE PIMPIN APEL - Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye memimpin apel gabungan hari pertama kerja usai libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (30/3/2026). 

Personel Satpol PP mengenakan seragam khaki kehijauan.

Dinas Perhubungan memakai baju putih dengan celana biru navy.

Sedangkan petugas Damkar tampil dengan seragam biru dan celana hitam.

Meski sebagian besar hadir tepat waktu, masih terdapat sekitar 15 ASN yang datang terlambat.

Tiga orang terlihat berada di trotoar depan Kantor Bupati Takalar.

Sementara sisanya berada di area kantin di samping tembok kantor bupati.

Dalam amanatnya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya memperbaiki hubungan kerja usai momentum Lebaran.

Ia meminta seluruh ASN untuk menghilangkan sekat-sekat internal atau yang ia sebut sebagai “silo-silo”.

“Setelah momentum halal bihalal ini, saya minta kita semua fokus bekerja dan menghilangkan ‘silo-silo’ di antara kita. Jika selama ini ada sekat, perasaan kurang baik, atau tidak saling menyapa, maka hari ini semua itu harus kita akhiri. Tidak ada lagi ketersinggungan, tidak ada lagi prasangka. Semua harus kembali solid dan saling mendukung,” tegas Daeng Manye.

Ia juga mengingatkan pentingnya kembali fokus pada pekerjaan utama.

“Segera buka kembali seluruh file pekerjaan. Periksa arsip-arsip lama yang belum tersentuh. Identifikasi pekerjaan yang tertunda dan selesaikan. Kita tidak boleh lagi menunda-nunda pekerjaan,” lanjutnya.

Menurutnya, suasana kerja yang harmonis dan kolaboratif menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Usai amanat, suasana apel berubah lebih dinamis.
Bupati Takalar kemudian memimpin yel-yel dengan slogan “Takalar Cepat”.

Ia bahkan memanggil satu per satu peserta apel untuk maju menjadi pemimpin yel-yel.

Beberapa pejabat yang ditunjuk di antaranya Lurah Bajeng Kaharuddin, Lurah Rajaya Muhammad Nasir, dan Lurah Sabintang M Arfa.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved