Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Takalar

Hari Pertama Kerja, Lalu Lintas Takalar Padat Pasca WFA

Kepadatan kendaraan terjadi di Takalar usai kebijakan WFA berakhir, Dishub terjun langsung mengurai arus.

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Sukmawati Ibrahim
abdul qayyum/tribun-timur.com
ATUR LALULINTAS - Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar mengatur arus lalu lintas di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Donggeng Daeng Ngasa, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (05/01/2026), guna mengurai kepadatan kendaraan pada hari pertama kerja pasca kebijakan Work From Anywhere (WFA) sesuai surat edaran Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye. Pengaturan berlangsung hingga upacara di Kantor Bupati selesai sekitar pukul 09.00 Wita. 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas lalu lintas di Takalar meningkat pada hari pertama kerja pasca berakhirnya kebijakan WFA. Petugas Dishub mengatur arus di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Donggeng Daeng Ngasa dengan sistem buka-tutup. 
  • Kepala Dishub Sirajuddin Saraba memantau langsung, sementara pengamanan juga dilakukan di RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle. 
  • Pengaturan berlangsung hingga upacara di Kantor Bupati selesai sekitar pukul 09.00 Wita.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Aktivitas lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Kabupaten Takalar kembali meningkat hari pertama masuk kerja setelah kebijakan Work From Anywhere (WFA) berakhir.

Pantauan di lapangan, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar terlihat melakukan pengaturan arus kendaraan di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Donggeng Daeng Ngasa.

Pengaturan lalu lintas tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (5/1/2026).

Kegiatan ini tindak lanjut dari surat edaran Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye terkait kembalinya aktivitas kerja aparatur sipil negara secara normal.

Sejak pagi hari, arus kendaraan di lokasi terpantau cukup padat.

Terutama pada jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitas kerja dan sekolah.

Sejumlah pengendara terlihat mengenakan berbagai jenis seragam.

Mulai dari seragam sekolah diantar orang tua, seragam TNI, hingga seragam kepolisian.

Kondisi tersebut menyebabkan perlambatan arus kendaraan.

Khususnya di titik pertemuan dua ruas jalan utama tersebut.

Petugas Dishub Takalar tampak sigap mengatur lalu lintas dengan menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan.

Sesekali, kendaraan dari arah selatan Jalan Jenderal Sudirman ditahan sementara saat terjadi kepadatan dari arah Jalan Donggeng Daeng Ngasa yang hendak melintas atau memotong jalur utama.

Pengaturan serupa juga dilakukan secara bergantian untuk memberi kesempatan kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman melaju ketika volume kendaraan dari jalan penghubung meningkat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar, Sirajuddin Saraba, turut memantau langsung pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved