Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

5 Alasan Kopdes Aeng Batu-Batu Takalar Jadi Percontohan Koperasi Merah Putih Nasional

Sejak Agustus, Kopdes Aeng Batu-batu, tercatat 1 dari sekitar 81.147 Kopdes Merah Putih yang terbentuk secara kelembagaan.

Editor: Sudirman
Ist
KOPERASI MERAH PUTIH - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Aeng Batu-Batu, Takalar dan Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Aeng Batu-Batu, Takalar, Sulsel, laik jadi percontohan nasional. 

TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR - Kementerian Koperasi mengungkapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Aeng Batu-Batu, Takalar, Sulsel, laik jadi percontohan nasional.

Apresiasi ini diungkapkan Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi (57), saat berkunjung ke Kopdes Merah Putih Aeng Batu-Batu, di Kecamatan Galesong Utara, Selasa (23/9/2025) lalu. 

Sejak dilaunching Presiden Prabowo, Juli 2025 lalu, koperasi desa ini ditarget di 83.762 desa/kelurahan di 510 kabupaten/kota 38 provinsi Indonesia.

Sejak Agustus, Kopdes Aeng Batu-batu, tercatat 1 dari sekitar 81.147 Kopdes Merah Putih yang terbentuk secara kelembagaan.

Di Sulsel, koperasi berjarak sekitar 21 km selatan Makassar, ibu kota provinsi ini, sudah terbentuk 3.059 Kopdes Merah Putih.

Baca juga: 18 Kopdes Merah Putih Sudah Aktif di Takalar, Pemkab Siapkan Perbup Percepatan

Tetapi hanya 38 yang sudah beroperasi efektif. Selebihnya terkendala pembiayaan dan administrasi.

“Apa yang dijalankan oleh Kopdes Aeng Batu-Batu ini sangat layak untuk menjadi percontohan ,bukan hanya di wilayah Sulawesi Selatan tapi secara nasional," ujar Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi.

Sesmen berharap, koperasi Aeng Batu-batu jadi destinasi dan percontohan pengelola koperasi dan direplikasi secara nasional.

Lantas apa alasan hingga Kopdes Aeng Layak Jadi Percontohan Nasional?

Dari data rangkuman Tribun, setidaknya ada lima alasan.

1. Diversifikasi Usaha yang Lengkap

* Sudah punya 10 unit bisnis yang berjalan baik: mulai dari Koperasi Simpan Pinjam Syariah, gerai sembako, pangkalan gas, klinik & apotek, sampai café dan toko saprodi.

* Awal tahun 2026 ada rencana ekspansi ke 3 unit baru: pabrik es (untuk hasil tangkapan nelayan), SPBN (Stasiun BBM Nelayan), dan pengadaan kapal perikanan.

Data Ini mengkonfirmasi koperasi tidak hanya fokus simpan pinjam, tapi juga menghidupkan ekonomi sektoral desa; (perikanan, kesehatan, pertanian, konsumsi).

2. Rambah layanan sosial 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved