Pildun 2026
Cafe Sunday Espresso Titik Kumpul Pecinta Sepak Bola di Gowa
Menurutnya, momen nonton bareng atau nobar menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA — Demam Piala Dunia 2026 tak hanya terasa di stadion dan layar kaca rumah warga.
Sejumlah warung kopi dan kafe di Kabupaten Gowa juga ikut menjadi pusat berkumpulnya para pecinta sepak bola untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
Salah satu tempat yang ramai didatangi penonton adalah Cafe Sunday Espresso yang berada di kawasan Gedung Haji Bate, Jalan Tumanurung Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Minggu (14/6/2026).
Sejak Piala Dunia bergulir, kafe ini rutin menayangkan seluruh pertandingan melalui layar televisi yang disiapkan khusus untuk pengunjung.
Satria, karyawan Cafe Sunday Espresso, mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama saat tim-tim favorit mereka berlaga di lapangan.
"Sejak awal Piala Dunia kami selalu tayangkan pertandingan. Hampir setiap hari ada yang datang nobar, bahkan sampai tengah malam. Kalau tim favorit mereka yang main, suasananya jauh lebih ramai," ujar Satria.
Menurutnya, momen nonton bareng atau nobar menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.
Selain menyaksikan pertandingan, pengunjung juga bisa berdiskusi, memberi dukungan kepada tim jagoan.
Juga bisa merasakan atmosfer pertandingan yang lebih meriah dibanding menonton sendirian di rumah.
Untuk menikmati fasilitas nobar, pengunjung cukup memesan makanan atau minuman yang tersedia di kafe.
Beragam menu disiapkan untuk menemani jalannya pertandingan, mulai dari rice bowl, nasi goreng, hingga aneka camilan ringan.
Tak hanya itu, berbagai pilihan kopi kekinian juga menjadi favorit pelanggan.
Mulai dari Americano, Kopi Gula Aren, Kopi Butterscotch, hingga beragam minuman nonkopi tersedia dengan harga yang relatif terjangkau, yakni berkisar Rp20 ribu hingga Rp23 ribu per porsi.
Meski demikian, tingkat keramaian pengunjung tidak selalu sama setiap pertandingan.
Satria mengungkapkan jumlah penonton biasanya meningkat saat laga besar atau pertandingan yang melibatkan negara-negara unggulan.
| Omzet Kaos Ta' Parepare Naik 50 Persen Berkat Piala Dunia, Jersey Brasil dan Argentina Paling Laris |
|
|---|
| Satpol PP Pinrang Bakal Razia Warkop Cari ASN dan PPPK Nobar Piala Dunia saat Jam Kerja |
|
|---|
| Nobar Piala Dunia Tak Melulu untuk Gen Z, Pendopo Cafe Barru Hadir Khusus Baby Boomers dan Gen X |
|
|---|
| Ribuan Pengguna Parabola di Bulukumba dan Sinjai Gigit Jari, Gagal Nonton Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Kadisnaker Barru Syamsir Terpaksa Tak Nonton Timnas Spanyol Demi Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PILDUN-2026-Aktivitas-hari-libur-juga-dimanfaatkan-sebagian.jpg)