Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Komposisi Kiper PSM Makassar Menumpuk, Siapa Bertahan?

Ada Hilman Syah, Reza Arya Pratama, Syaiful Syamsuddin, M Ardiansyah, Poetro Negoro dan Muh Fathur Ramadhany.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KIPER PSM - Tiga kiper PSM Makassar Hilman Syah (kiri), Syaiful Syamsuddin (tengah) dan Reza Arya Pratama (kanan) bersiap pemanasan jelang pertandingan di Super League 2025/2026. Kiper PSM Makassar menumpuk. (Instagram pelatih kiper PSM Makassar Muhammad Sabilillahi @m.sabilillahi) 

Ia tampil lima kali dengan membukukan 12 penyelamatan, kemasukan gol empat, dan nirbobol tiga.

Ardiansyah mempunyai reaksi sangat cepat untuk menepis tembakan dan melakukan penyelamatan jarak dekat.

Ditunjang pula dengan kemampuan distribusi bola.

Mantan kiper Timnas U-23 Indonesia ini juga iawai mengalirkan bola.

Umpannya yang akurat sangat membantu tim dalam membangun serangan.

Ditambah lagi mentalnya semakin terbentuk dengan kesempatan bermain diberikan.

Buktinya, Ian mampu menjaga kesucian gawangnya saat melawan dua calon juara musim ini, Persib Bandung dan Borneo Samarinda FC.

Akan tetapi, kekurangan pemain ini berada di postur badang, tingginya Cuma 180 sentimeter.

Postur ini akan cukup menyulitkannya duel bola udara melawan striker jangkung di Super League.

Rerata klub memiliki striker dengan postur 190 sentimeter ke atas.

Peluang Ian memperkuat klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) di musim depan terbuka lebar.

Performa apik selama masa peminjaman membuka peluangnya menjadi pilihan utama.

Apalagi, dia terikat kontrak hingga 2027 dengan PSM Makassar.

“Kontrak saya di PSM Makassar masih ada setahun,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (22/5/2026).

Tiga Kiper Tak Bermain

Tiga kiper tak mendapat kesempatan bermain walau didaftarkan menjadi skuad PSM Makassar di Super League 2025/2026.

Mereka adalah Syaiful Syamsuddin, Poetro Negoro dan Muh Fathur Ramadhany.

Syaiful Syamsuddin dipulangkan pada putaran kedua.

Kiper kelahiran Takalar ini diplot menggantikan Ardiansyah yang dipinjamkan ke Persijap.

Namun, Syaiful Syamsuddin tak sekali pun diberi kesempatan bermain.

Sedangkan Poetro Negoro diorbitkan ke skuad senior sejak awal musim.

Akan tetapi, kiper berpostur 198 sentimeter itu juga tak mendapat menit bermain.

Bahkan, ia sempat diturunkan ke PSM U-20 agar kemampuannya tetap terjaga.

Namun, cedera sempat didapatkan, sehingga namanya sempat dicoret jelang putaran kedua dimulai.

Makanya, nama Muh Fathur dimasukkan untuk menjaga kedalaman komposisi kiper.

Sayang, penjaga gawang nomor punggung 79 ini tak juga diberi jam terbang.

Komentar Pengamat

Pengamat Sepak Bola Budiardjo Thalib menilai enam kiper dimiliki PSM Makassar sekarang sangat banyak.

Maksimal, kata dia, empat kiper saja digunakan. Jumlah ini sudah cukup jika ada absen karena cedera maupun akumulasi kartu.

“Liga 1 (Super League) paling empat kiper, itu sudah sangat banyak,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (5/6/2026).

Menurut Budiardjo, materi kiper dimiliki Laskar Ayam Jantan dari Timur salah satu yang terbaik.

Beberapa dari mereka memiliki mentalitas dan kenyang pengalaman.

“Goal keeper di PSM Makassar mumpuni, mental, pengalaman dan jam terbang sudah tinggi,” tuturnya.

Ia menyarankan, kiper PSM Makassar bisa beradaptasi dengan sepak bola modern.

Sebab, sepak bola sekarang menuntut kiper sebagai libero dan bangun serangan, bukan hanya menangkap bola saja.

“Kiper harus bisa ikut bermain, membangun serangan dari bawah,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved