Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Komposisi Kiper PSM Makassar Menumpuk, Siapa Bertahan?

Ada Hilman Syah, Reza Arya Pratama, Syaiful Syamsuddin, M Ardiansyah, Poetro Negoro dan Muh Fathur Ramadhany.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KIPER PSM - Tiga kiper PSM Makassar Hilman Syah (kiri), Syaiful Syamsuddin (tengah) dan Reza Arya Pratama (kanan) bersiap pemanasan jelang pertandingan di Super League 2025/2026. Kiper PSM Makassar menumpuk. (Instagram pelatih kiper PSM Makassar Muhammad Sabilillahi @m.sabilillahi) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Komposisi kiper PSM Makassar menumpuk.

Saat ini, PSM Makassar mempunyai enam kiper.

Ada Hilman Syah, Reza Arya Pratama, Syaiful Syamsuddin, M Ardiansyah, Poetro Negoro dan Muh Fathur Ramadhany.

Bagi PSM Makassar ini menjadi aset berharga. Apalagi, kualitas kiper dimiliki sangat bagus.

Persaingan di bawah mistar gawang pun semakin sengit.

Namun, jumlah enam kiper dalam sebuah klub sangat banyak.

Biasanya, setiap tim hanya diisi tiga sampai empat penjaga gawang mengarungi kompetisi.

Jika komposisi enam kiper ini dipertahankan untuk Super League 2026/2027, dapat dipastikan akan ada yang minim menit bermain.

Hal ini menghambat perkembangan kiper, utamanya kiper muda yang membutuhkan pengalaman bertanding reguler.

Olehnya itu, PSM Makassar perlu mengevaluasi mendalam materi penjaga gawangnya.

Opsi peminjaman, melepas beberapa kiper dan menurunkan kiper muda ke Akademi PSM Makassar layak dipertimbangkan.

Langkah tersebut untuk membantu klub mengefisienkan komposisi skuad sekaligus memberikan ruang bermain kepada kiper yang ada.

Tribun-Timur.com mengulas performa kiper PSM Makassar di Super League 2025/2026.

Hilman Syah

Hilman Syah menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang PSM Makassar musim lalu.

Kiper asal Jeneponto ini bermain 24 kali dari 34 laga.

Selama tampil, ia mencatatkan 72 penyelamatan, kemasukan 32 gol dan hanya empat kali clean sheet.

Hilman Syah mempunyai kelebihan dalam refleks cepat. Ia mampu menghentikan tembakan jarak dekat.

Postur badan 183 sentimeter sangat ideal sebagai kiper untuk memenangkan duel bola udara.

Namun, penjaga gawang berusia 29 tahun ini harus meningkatkan distribusi bolanya.

Lantaran sepak bola modern menuntut kiper bukan sekadar menangkap bola saja, tapi juga membantu serangan.

Komunikasi dengan lini belakang perlu diperbaiki pula.

Beberapa gol bersarang ke gawangnya musim ini karena koordinasi kurang, sehingga menjadi celah dimanfaatkan lawan menjadi gol.

Posisi Hilman Syah di PSM Makassar musim depan masih aman.

Ayah dua anak ini terikat kontrak dengan Juku Eja hingga 2027.

Hal ini pernah diutarakan Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim ketika Hilman Syah perpanjangan kontrak sebelum kompetisi 2025/2026 di mulai.

“Sesuai dengan rekomendasi pelatih, Hilman Syah diperpanjang kontraknya. Kontrak barunya dua musim,” katanya.

Reza Arya Pratama

Performa Reza Arya Pratama bersama PSM Makassar di Super League 2025/2026 dinilai menurun.

Tak ayal, ia harus puas jadi pilihan kedua di bawah mistar gawang. Di bawah bayang-bayang Hilman Syah.

Ia hanya mencatatkan 10 penampilan memakai jersey kapal pinisi di dada.

Total 36 save dibukukan, 17 kebobolan dan hanya sekali nirbobol.

Reza Arya sendiri memiliki kelebihan distribusi bola dalam memulai serangan.

Reaksi pun cepat ketika menghalau bola dalam situasi satu lawan satu.

Postur badan ideal 188 sentimeter sangat menguntungkan memotong bola udara.

Namun, kekurangan juga dimiliki. Salah satunya mentalitas.

Reza Arya ketika pertandingan PSM Makassar vs Persija di Jakarta International Stadium (JIS), DKI Jakarta, dua kali blunder.

Kesalahan dibuat membuat PSM Makassar kalah 1-2 dari Macan Kemayoran kala itu.  

Kini, nama Reza Arya santer dikabarkan meninggalkan PSM Makassar.

Kiper berusia 26 tahun ini disangkutpautkan akan bereuni dengan eks Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya.

Namun, sampai sekarang belum ada penyampaian resmi dari Reza Arya maupun dari PSM Makassar serta Persebaya mengenai rumor tersebut.

M Ardiansyah

M Ardiansyah menjalani masa peminjaman di putaran kedua Super League 2025/2026.

Kiper berusia 23 tahun itu dipinjamkan ke Persijap Jepara.

Ardiansyah pun tampil memukau selama berseragam Laskar Kalinyamat.

Ia tampil lima kali dengan membukukan 12 penyelamatan, kemasukan gol empat, dan nirbobol tiga.

Ardiansyah mempunyai reaksi sangat cepat untuk menepis tembakan dan melakukan penyelamatan jarak dekat.

Ditunjang pula dengan kemampuan distribusi bola.

Mantan kiper Timnas U-23 Indonesia ini juga iawai mengalirkan bola.

Umpannya yang akurat sangat membantu tim dalam membangun serangan.

Ditambah lagi mentalnya semakin terbentuk dengan kesempatan bermain diberikan.

Buktinya, Ian mampu menjaga kesucian gawangnya saat melawan dua calon juara musim ini, Persib Bandung dan Borneo Samarinda FC.

Akan tetapi, kekurangan pemain ini berada di postur badang, tingginya Cuma 180 sentimeter.

Postur ini akan cukup menyulitkannya duel bola udara melawan striker jangkung di Super League.

Rerata klub memiliki striker dengan postur 190 sentimeter ke atas.

Peluang Ian memperkuat klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) di musim depan terbuka lebar.

Performa apik selama masa peminjaman membuka peluangnya menjadi pilihan utama.

Apalagi, dia terikat kontrak hingga 2027 dengan PSM Makassar.

“Kontrak saya di PSM Makassar masih ada setahun,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (22/5/2026).

Tiga Kiper Tak Bermain

Tiga kiper tak mendapat kesempatan bermain walau didaftarkan menjadi skuad PSM Makassar di Super League 2025/2026.

Mereka adalah Syaiful Syamsuddin, Poetro Negoro dan Muh Fathur Ramadhany.

Syaiful Syamsuddin dipulangkan pada putaran kedua.

Kiper kelahiran Takalar ini diplot menggantikan Ardiansyah yang dipinjamkan ke Persijap.

Namun, Syaiful Syamsuddin tak sekali pun diberi kesempatan bermain.

Sedangkan Poetro Negoro diorbitkan ke skuad senior sejak awal musim.

Akan tetapi, kiper berpostur 198 sentimeter itu juga tak mendapat menit bermain.

Bahkan, ia sempat diturunkan ke PSM U-20 agar kemampuannya tetap terjaga.

Namun, cedera sempat didapatkan, sehingga namanya sempat dicoret jelang putaran kedua dimulai.

Makanya, nama Muh Fathur dimasukkan untuk menjaga kedalaman komposisi kiper.

Sayang, penjaga gawang nomor punggung 79 ini tak juga diberi jam terbang.

Komentar Pengamat

Pengamat Sepak Bola Budiardjo Thalib menilai enam kiper dimiliki PSM Makassar sekarang sangat banyak.

Maksimal, kata dia, empat kiper saja digunakan. Jumlah ini sudah cukup jika ada absen karena cedera maupun akumulasi kartu.

“Liga 1 (Super League) paling empat kiper, itu sudah sangat banyak,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (5/6/2026).

Menurut Budiardjo, materi kiper dimiliki Laskar Ayam Jantan dari Timur salah satu yang terbaik.

Beberapa dari mereka memiliki mentalitas dan kenyang pengalaman.

“Goal keeper di PSM Makassar mumpuni, mental, pengalaman dan jam terbang sudah tinggi,” tuturnya.

Ia menyarankan, kiper PSM Makassar bisa beradaptasi dengan sepak bola modern.

Sebab, sepak bola sekarang menuntut kiper sebagai libero dan bangun serangan, bukan hanya menangkap bola saja.

“Kiper harus bisa ikut bermain, membangun serangan dari bawah,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved