Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

PSM Makassar Berburu 'Ramang Muda' di Palopo

Peserta yang dinyatakan lolos dipersiapkan untuk mengisi skuad PSM Makassar kelompok U-16, U-18, dan U-20.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
SELEKSI PSM - Coach Eric Saputra dihadapan peserta seleksi EPA Super League PSM Makassar di Polewali Mandar pada Sabtu-Minggu (30-31/5/2026). Tim pelatih juga akan menyasar Kota Palopo untuk mencari talenta berbakat yang sesuai dengan filosofi Tim Juku Eja itu. 

Aspek fisik, pemahaman taktik, hingga sikap sosial pemain juga menjadi perhatian tim pelatih.

"Yang kami utamakan tentu performa pemain. Itu mencakup teknik, fisik, taktik, dan sosial," ungkapnya.

Selain pemain yang langsung menonjol, tim pelatih juga membuka ruang bagi peserta yang memiliki potensi berkembang.

Menurut Eric, ada pemain yang mungkin belum tampil dominan saat seleksi, tetapi mempunyai kualitas dasar yang menjanjikan untuk dibina lebih lanjut.

"Ada juga yang kami sebut potential player. Performanya mungkin belum terlihat maksimal, tetapi ada sesuatu yang membuat pemain itu menarik untuk dikembangkan," bebernya.

Kata Eric, seleksi di Palopo sendiri bukan tahap akhir.

Peserta terbaik nantinya akan mendapatkan tiket untuk mengikuti seleksi lanjutan di Makassar.

Tahap tersebut menjadi proses penyaringan terakhir sebelum pemain dipilih memperkuat EPA PSM Makassar musim 2026/2027.

Ia menambahkan, jumlah pemain yang akan diloloskan tidak ditentukan sejak awal.

Tim pelatih akan menyesuaikan dengan kualitas talenta yang ditemukan selama proses seleksi.

"Yang lolos itu fleksibel. Tergantung talenta yang tersedia karena kami mencari profil dan kriteria tertentu," katanya.

Menariknya, PSM tahun ini memberi perhatian lebih besar kepada pemain asal Sulawesi.

Kebijakan tersebut, sambung Eric, sejalan dengan upaya klub mempertahankan identitas dan karakter permainan yang selama ini menjadi ciri khas PSM Makassar.

Eric menegaskan filosofi yang dicari bukan sekadar pemain cepat berlari.

PSM membutuhkan pemain yang cepat berpikir, cepat mengambil keputusan, dan memiliki mental pantang menyerah di lapangan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved