Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar Diminta Pulangkan M Ardiansyah Setelah Dipinjamkan ke Persijap

Penjaga gawang berusia 22 tahun itu dipinjamkan ke Persijap pada putaran kedua.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Waode Nurmin
Persijap Jepara
PULANGKAN ARDIANSYAH - Kiper M Ardiansyah saat latihan bersama Persijap Jepara. PSM Makassar diminta pulangkan Ardiansyah dari Persijap untuk mengarungi Super League musim depan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSARPSM Makassar diminta memulangkan kiper M Ardiansyah untuk mengarungi Super League 2026/2027.

Ardiansyah saat ini memperkuat Persijap Jepara.

Penjaga gawang berusia 22 tahun itu dipinjamkan ke Persijap pada putaran kedua.

Tujuannya, agar mendapat jam terbang dan pengalaman.

Di PSM Makassar, Ardiansyah selalu jadi pilihan ketiga di bawah mistar gawang.

Berada di bawah bayang-bayang Hilman Syah dan Reza Arya.

Langkah PSM Makassar meminjamkan Ardiansyah ke Persijap berjalan sukses.

Ardiansyah berhasil mendapat kesempatan bermain dengan Laskar Kalinyamat.

Sebanyak empat laga telah dilakoni dengan durasi 315 menit. Yakni lawan Malut United, Persis Solo, PSIM Yogyakarta dan Borneo Samarinda FC.

Dari penampilan tersebut, Ardiansyah membukukan dua cleansheet, sembilan penyelamatan dan hanya kebobolan empat gol.

Terakhir, kiper nomor punggung satu ini menjaga kesucian gawangnya saat hadapi Borneo FC pada pekan 33 Super League, Minggu (17/5/2026).

Bahkan, empat save dicatatkan sehingga membuat laga berakhir imbang tanpa gol.

Hasil tersebut membuat Persijap membuat peluang Borneo FC juara musim ini mengecil.

Sebab, tim Pesut Etam tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.

Ardiansyah memang cukup tangguh di bawah mistar gawang.

Mantan kiper Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia punya refleks bagus.  

Reaksinya sangat cepat untuk menepis tembakan dan melakukan penyelamatan jarak dekat.

Ditunjang pula dengan kemampuan distribusi bola. Ardiansyah sangat piawai mengalirkan bola.

Umpannya yang akurat sangat membantu tim dalam membangun serangan.

Jika melihat kemampuannya, PSM Makassar harus memasukkan lagi nama Ardiansyah untuk proyeksi skuad musim depan.

Kehadirannya dinilai penting memperkuat kedalaman sektor penjaga gawang.

Tak menutup kemungkinan, Ardiansyah mengambil alih posisi utama kiper Juku Eja.

Ardiansyah mengaku belum bisa memastikan masa depannya bersama PSM Makassar musim depan.

Meski, dirinya masih mempunya kontrak hingga 2027 bersama klub kebanggaan masyarakat Sulsel tersebut.

Keputusan diserahkan sepenuhnya kepada Manajemen PSM Makassar.  

“Kalau soal itu, saya belum tahu bagaimana (kembali ke PSM Makassar setelah kompetisi musim ini berakhir), tetapi kontrak sata di PSM Makassar masih ada setahun,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (22/5/2026).

Kiper akrab disapa Ian ini sangat senang bisa memperkuat Persijap.

Pasalnya, ia bisa mendapat jam bermain. 

Ditambah mendapat ilmu baru dari dua pelatih kiper Iman Suherman dan Yoo Jae-hoon

“Sangat bersyukur juga berada di Persijap karena di sini bukan cuma jam bermain saya dapatkan, tetapi saya bisa menambah ilmu bersama dua pelatih kiper coach Iman Suherman dan coach Yoo Jae-hoon,” tuturnya.

Ian menilai empat laga dijalani bersama Persijap sangat berkesan. 

Lantaran persaingan klub kasta tertinggi sepak bola Indonesia sangat sengit.

“Semua pertandingan berkesan semuanya, karena semua tim Liga 1 (Super League) itu lawan berat,” sebutnya.

Legenda PSM Makassar Syamsidar menilai Ardiansyah layak dipulangkan perkuat PSM Makassar musim depan.

Namun, kembali lagi semua berada di tangan pelatih kiper.

Mengingat Laskar Ayam Jantan dari Timur mempunyai kiper berkualitas, Hilman Syah, Reza Arya, Syaiful Syamsuddin dan Poetro Negoro.

“Kalau Reza dan Hilma sudah dilihat kualitasnya, tapi tergantung pelatih kalau percaya kepada Ian, bisa saja,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (22/5/2026).

Menurut Syamsidar, Ian punya ciri khas sendiri sebagai penjaga gawang.

Mantan kiper Timnas Indonesia ini tak ragu menyebut Ian lebih unggul dari dua seniornya Hilman Syah dan Reza Arya.

“Saya lihat (Ian) punya ciri khas sendiri, build up tenang , berani potong bola, reaksinya lebih cepat dari mereka (Hilman Syah dan Reza Arya),” tuturnya.

Bagi Syamsidar, Ian hanya butuh kesempatan bermain untuk membuktikan diri bersama PSM Makassar.

Jika itu diberikan, ia percaya Ian bisa menjadi pilihan utama mengawal gawang tim penyandang semangat Ewako ini.

“Pelatih kiper kalau kasih kesempatan (Ian) selesai (bisa jadi pilihan utama). Buktinya, di Persijap savenya bagus terus. Kalau dikasih kesempatan terus tambah percaya diri,” pungkas mantan kiper PSM Makassar ini.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved