Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Kritik Sistem Permainan PSM Makassar, Syamsuddin Umar: Penyerangan Tumpul Pertahanan Rapuh

Syamsuddin Umar menilai PSM Makassar banyak kelemahan berkaca dari dua pertandingan terakhir. 

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Dokumentasi Pribadi/Syamsuddin Umar
PSM MAKASSAR - Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar (kiri) dan Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha saat bertemu di Fun Football PSM Makassar di Lapangan Bosowa Sport Center, Jl Teuku Umar, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (15/11/2025). Syamsuddin Umar soroti performa PSM Makassar. 

Begitu menyerang gagal, giliran lawan lagi melancarkan serangan balik cepat.

“Tidak pernah ada double attack, menyerang kemudian menyerang lagi,” sebut pelatih yang bawa PSM Makassar juara dua kali ini. 

Di lapangan tengah, Syamsuddin Umar, tak pernah melihat pemain PSM Makassar memainkan bola dari kaki ke kaki. 

Padahal, untuk membuat ritme permainan, diperlukan lima sampai enam kali sentuhan. 

Yang terjadi cuma dua sampai tiga kali sentuhan, lalu penguasaan bola hilang.  

“Di lapangan tengah PSM Makassar tak memainkan bola sentuhan kaki ke kaki. Ini yang bisa mengatur ritme di lini tengah,” tambahnya.

Sedangkan sistem pertahanan PSM Makassar kehilangan kekokohannya.

Menurut Syamsuddin Umar, penyebabnya pemain agak berjauhan.

Ditambah lagi pemain belakang selalu meninggalkan garis 16.

Mereka seperti tidak tahu tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai pemain bertahan.

“Tupoksinya sering keluar. Saya lihat pemain bertahan meninggalkan garis 16, akhirnya PSM Makassar mudah dibobol. Itu harus dibenahi,” sebutnya. 

Eks Asisten Timnas Indonesia ini melanjutkan, anak asuh Tomas Trucha juga hilang posisi.

Mereka tidak tahu berdiri di antara lawan, daerah dan gawang. Di sini pentingnya fokus.

“Fokus dini penting, kita tahu visi dan apa mau dibuat. Kalau kita tidak tahu di mana berdiri kalau kalah bola dan dimana support kalau memang bola akan sulit. Pengambilan posisi tidak jelas. Itu harus dibenahi,” tuturnya.

Syamsuddin Umar menyampaikan, banyak pihak sering mengaitkan kekalahan PSM Makassar dengan persoalan gaji pemain yang terlambat. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved