Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

5 Kekalahan Beruntun, PSM Makassar Wajib Evaluasi Lini Pertahanan

PSM Makassar belum keluar dari tren negatif. Lima kekalahan beruntun membuat posisi Juku Eja rawan mendekati zona degradasi.

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR/Ist
PSM MAKASSAR - Skuad PSM Makassar musim 2025/2026. PSM Makassar belum keluar dari tren negatif. Lima kekalahan beruntun membuat posisi Juku Eja rawan mendekati zona degradasi. 

Namun, justru gagal mengantisipasi. 

Total delapan gol bersarang ke gawang Yuran Fernandes cs di lima pertandingan terakhir.

Pengamat Sepak Bola Toni Ho menyebut, masalah utama PSM Makassar ada di lini pertahanan. 

Pemain belakang mudah panik ketika diserang. Koordinasi pun renggang. 

Olehnya itu, ia menyarankan penggawa Pasukan Ramang fokus latihan pertahanan menghadapi pertandingan ke depan.

“Fokus pada menu latihan spesifik untuk memperkuat pertahanan agar tim tidak mudah kebobolan lagi,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (26/1/2026).

Toni Ho menilai situasi kurang ideal dialami PSM Makassar tak lepas dari pergantian pelatih di tengah kompetisi.

Tomas Trucha menukangi Laskar Ayam Jantan dari Timur menggantikan Bernardo Tavares. 

Dua juru taktik asal Eropa ini memiliki perbedaan filosofi taktikal.

Bernardo Tavares cenderung bermain lebih bertahan. 

Begitu bola tak didapat, dalam hitungan detik pemain kembali ke area pertahanan mengatur organisasi.

Sedangkan Tomas Trucha punya konsep bermain terbuka. Memanfaatkan penguasaan bola tinggi.

Masalahnya ada di transisi negatif PSM Makassar

“Untuk mengubah tidak mudah (gaya bermain). Saya tidak tahu apa alasannya Tomas mengubah, tapi ini sah-sah saja,” ucapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved