Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Bursa Transfer PSM Makassar: 3 Pemain Resmi Dilepas, Kiper M Ardiansyah Dipinjamkan ke Persijap

Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, M Ardiansyah tak mendapat kesempatan bermain sekalipun.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Official PSM Makassar
PEMAIN DIPINJAMKAN - Kiper M Ardiansyah saat berkostum PSM Makassar. Ardiansyah dipinjamkan ke Persijap Jepara pada putaran kedua Super League 2025/2026. 

Nomor punggung: 1

Karier klub

-SSB Hasanuddin

-Borneo Samarinda FC U-16

-PSM Makassar (2021-2026)

-Persijap Jepara (2026, dipinjamkan)

Prestasi

-Juara Liga 1 2022/2023

-Kiper terbaik Piala AFF U-23 2025  

Susul 2 Pemain

Dua nama dipastikan tak perkuat PSM Makassar adalah penyerang tengah Muhammad Arham Darmawan dan penyerang sayap Karel Ridzald Iek. 

Arham Darmawan dan Karel Iek bergabung ke klub Liga 2 Persipal Palu FC. 

Manajemen PSM Makassar memang belum mengumumkan resmi kepindahan dua pemain muda tersebut. 

Namun, pemain berusia 19 tahun dan 22 tahun itu telah terdaftar sebagai pemain Persipal Palu di situs operator sepak bola Indonesia Ileague.id per hari ini, Senin (12/1/2026). 

Tribun-Timur.com  mengonfirmasi Manajemen PSM Makassar terkait kepindahan Arham Darmawan dan Karel Iek, akan tetapi belum memberikan tanggapan.

Arham Darmawan memang masih minim memberikan kontribusi untuk PSM Makassar

Eks Persib U-16 itu baru bermain sekali di musim ini. 

Ia dimainkan di laga perdana PSM Makassar kontra Persijap Jepara di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/1/2026) malam.

Setelah itu, Arham Darmawan tak lagi mendapat menit bermain di 16 pertandingan.

Bahkan, penyerang nomor punggung 28 itu diturunkan ke PSM U-20 untuk berkompetisi di Elite Pro Academi (EPA) U-20. 

Arham Darmawan sulit mendapat satu tempat utama di PSM Makassar.

Pasalnya, ia harus bersaing dengan bomber asing Alex Tanque dan Abu Razard Kamara. 

Alex Tanque telah mencetak enam gol dari 15 pertandingan, sedangkan Abu Kamara tampil 13 kali dengan sumbangsih tiga gol. 

Kontribusi minim juga diberikan Karel Iek. Pemain kelahiran Abepura, Kota Jayapura, Papua ini baru bermain tiga kali. 

Yakni, lawan Persijap Jepara, Bhayangkara Lampung FC dan PSIM Yogyakarta. 

Usai itu, Karel Iek cuma menjadi penghangat bangku cadangan, bahkan namanya sering tak dibawa ke pertandingan. 

Karel Iek tak mampu bersaing mendapat tempat utama di sektor sayap penyerangan PSM Makassar

Pemain nomor punggung 23 ini kalah saing dengan Jacques Medina, Victor Dethan, Rizky Eka Pratama, Abdul Rahman dan Ricky Pratama.

Satu nama juga santer akan meninggalkan Juku Eja adalah striker Abu Kamara. 

Rumor ini mencuat usai PSM Makassar kalah 0-2 dari Bali United di pertandingan terakhir putaran pertama di Stadion BJ Habibie, Jumat (9/1/2026). 

Kabar berhembus kencang lantarang penyerang asal Kongo itu tak terlihat aksinya bersama PSM Makassar sebelum pertandingan melawan Bali United.

Ditambah, nama Abu Kamara tidak masuk dalam daftar susunan pemain (DSP). 

Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha mengaku, sampai sekarang Abu Kamara masih bagi dari skuad Laskar Ayam Jantan dari Timur.

Namun, ia belum tahu ke depannya status Abu Kamara bagaimana. Apalagi, saat ini jendela transfer paruh musim telah dibuka. 

“Untuk sekarang, saya bisa katakan dia masih pemain PSM Makassar. Kita akan mempunyai jeda, saya tidak tahu kepastian kedepannya,” ucapnya saat konferensi pers usai laga PSM Makassar vs Bali United, Jumat (9/1/2026). 

Performa Abu Kamara bersama PSM Makassar memang tak terlalu menonjol.

Penyerang berusia 27 tahun itu baru mengemas tiga gol dan satu assist dari 13 penampilan.

Abu Kamara lebih sering dimainkan dari bangku cadangan.

Dia kalah bersaing dengan striker asal Brasil Alex Tanque.

Pengamat Sepak Bola Budiardjo Thalib menilai kepindahan Arham Darmawan dan Karel Iek merupakan langkah positif. 

PSM Makassar ingin memberikan jam terbang lebih banyak kepada dua penggawa muda itu. 

Selain itu, pelatih pasti ingin keduanya bisa berkembang dari pada tinggal di PSM Makassar kurang menit bermain.

“Kalau berhasil mendapat kesempatan bermain, mental mereka pasti akan bagus,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (12/1/2026). 

Budiardjo Thalib tutur menanggapi rumor hijrahnya Abu Kamara. Ia menilai keputusan itu berada di tangan pelatih dan sang pemain.

Pelatih mungkin ada keinginan melepas karena melihat performa Abu Kamara menurun. 

Dari segi pemain, mungkin butuh menit bermain lebih banyak dibandingkan saat ini. 

“Kembali lagi ke pelatih, mungkin taktik strategi. Kalau dari pemain tidak diberi kesempatan, jadi ingin hijrah,” ucap mantan Asisten Pelatih PSM Makassar ini.(*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved