Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Bursa Transfer PSM Makassar: 3 Pemain Resmi Dilepas, Kiper M Ardiansyah Dipinjamkan ke Persijap

Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, M Ardiansyah tak mendapat kesempatan bermain sekalipun.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Official PSM Makassar
PEMAIN DIPINJAMKAN - Kiper M Ardiansyah saat berkostum PSM Makassar. Ardiansyah dipinjamkan ke Persijap Jepara pada putaran kedua Super League 2025/2026. 
Ringkasan Berita:
  • M Ardiansyah menyusul dua pemain lainnya yakni Muhammad Arham Darmawan dan Karel Ridzald Iek dipinjamkan ke klub lain.
  • Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, M Ardiansyah tak mendapat kesempatan bermain sekalipun bersama PSM Makassar.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Update terbaru bursa transfer PSM Makassar di paruh musim.

PSM Makassar sejauh ini sudah resmi melepas tiga pemain.

Ketiga pemain PSM Makassar terbilang masih muda.

Yang terbaru, PSM Makassar menyatakan tak bersama lagi dengan kiper muda M Ardiansyah untuk putaran kedua Super League 2025/2026.

Penjaga gawang berusia 22 tahun itu bergabung ke klub Super League Persijap Jepara. 

Ardiansyah berlabuh ke Persijap dengan status pinjaman. Kepergian Ardiansyah sisa menunggu pengumuman resmi dari Manajemen PSM Makassar

Kepastian kepindahan Ardiansyah dikonfirmasi langsung oleh sang pemain saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (14/1/2026).

“Iya (pindah ke Persijap). Hari ini saya berangkat,” katanya. 

Ardiansyah menjadi pemain ketiga dilepas PSM Makassar di jendela transfer paruh musim. 

Sebelumnya, dua pemain muda lainnya Muhammad Arham Darmawan Karel Ridzald Iek yang dipinjamkan ke klub Liga 2 Persipal Palu.

Baca juga: Update Bursa Transfer: PSM Makassar Lepas 2 Pemain, Victor Luiz Bertahan, Abu Kamara Digantung?

Ardiansyah sendiri belum menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang PSM Makassar

Kiper kelahiran Makassar ini kalah saing dengan Hilman Syah dan Reza Arya Pratama. 

Padahal, kualitas dan kemampuan dimiliki Ardiansyah tak jauh berbeda dengan dua seniornya tersebut. 

Ardiansyah tipe kiper modern. Tak hanya piawai menepis dan menangkap bola, tapi juga mampu build up.

Distribusi bolanya sangat membantu dalam membangun penyerangan. 

Ditopang pula dengan positioning, pembacaan permainan dan refleks yang bagus.

Namun, Manajemen PSM Makassar sepertinya ingin memberikan jam bermain lebih banyak kepada Ardiansyah sehingga dipinjamkan ke Persijap.

Mengingat Ardiansyah telah empat tahun empat bulan telah berkostum kapal pinisi di dada. 

Hanya saja, Kiper nomor punggung 1 itu baru bermain 11 laga dengan durasi waktu 855 menit. Kebobolan 15 gol dan catatkan satu cleansheet. 

Kendati demikian, Ardiansyah menjadi andalan di Timnas U-23 Indonesia.

Bahkan, ia menyabet kiper terbaik di Piala AFF U-23 yang digelar pada Juli 2025 . 

Legenda PSM Makassar Syamsidar mengatakan, langkah tepat Ardiansyah dipinjamkan ke Persijap. 

Sebab, Ardiansyah sekarang butuh banyak menit bermain untuk menambah pengalamannya. 

Selama ini belum menjadi pilihan utama untuk mengawal gawang Juku Eja. 

“Menurut saya sudah pas itu, cocok mi itu (Ardiansyah dipinjamkan) karena kasihan juga, bukan kalah bersaing, mungkin pelatih tidak berani memberi kesempatan,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (14/1/2026). 

Menurut Syamsidar, tiga kiper PSM Makassar Hilman Syah, Reza Arya dan Ardiansyah mempunya kualitas hampir sama. 

Hanya saja, di posisi penjaga gawang hanya satu bisa dimainkan di setiap pertandingan, kecuali ada cedera di tengah laga.

Kondisi ini berbeda dengan posisi lain yang bisa diganti. 

“Lebih baik cari tim. Kasihan juga Ardiansyah kiper Timnas, masa jad kiper ketiga di klub. Dipinjamkan lebih baik untuk tambah pengalaman,” tutur mantan kiper PSM Makassar

Ardiansyah harus kerja keras demi mendapat kesempatan bermain di Persijap.

Sebab, ia bersaing dengan kiper asing asal Brasil Rodrigo Moura, kiper senior Sendri Johansah dan dua penjaga gawang muda Sheva Sanggasi dan Raufa Aghastya. 

Rodrigo Moura dan Sendri Johansah silih berganti dimainkan. 

Rodrigo Moura tampil 11 kali dengan membukukan 25 penyelamatan, satu nir kebobolan dan 19 kali kemasukan gol.

Sementara Sendri Johansah bermain enam kali, mencatatkan 16 save, kebobolan 14 gol dan belum bisa cleansheet.

Syamsidar yakin Ardiansyah mampu bersaing di bawah mistar gawang Persijap. 

Performa kiper akrab disapa Ian itu sudah layak bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. 

Sisa menit bertanding dibutuhkan. Kalau diberi kepercayaan tiga-empat pertandingan, kualitas Ian pasti sudah bisa dilihat, 

“Kalau sering dimainkan, Ian dapat mental bertandingnya dan motivasinya meningkat. Namun, kalau cuma sekali bermain, pasti gugup,” ucap mantan kiper Timnas Indonesia ini. 

Profil M Ardiansyah

Nama: M Ardiansyah

Tanggal lahir/usia:28 Maret 2003 (22)

Tempat lahir: Makassar

Tinggi: 180 sentimeter

Posisi: Kiper

Nomor punggung: 1

Karier klub

-SSB Hasanuddin

-Borneo Samarinda FC U-16

-PSM Makassar (2021-2026)

-Persijap Jepara (2026, dipinjamkan)

Prestasi

-Juara Liga 1 2022/2023

-Kiper terbaik Piala AFF U-23 2025  

Susul 2 Pemain

Dua nama dipastikan tak perkuat PSM Makassar adalah penyerang tengah Muhammad Arham Darmawan dan penyerang sayap Karel Ridzald Iek. 

Arham Darmawan dan Karel Iek bergabung ke klub Liga 2 Persipal Palu FC. 

Manajemen PSM Makassar memang belum mengumumkan resmi kepindahan dua pemain muda tersebut. 

Namun, pemain berusia 19 tahun dan 22 tahun itu telah terdaftar sebagai pemain Persipal Palu di situs operator sepak bola Indonesia Ileague.id per hari ini, Senin (12/1/2026). 

Tribun-Timur.com  mengonfirmasi Manajemen PSM Makassar terkait kepindahan Arham Darmawan dan Karel Iek, akan tetapi belum memberikan tanggapan.

Arham Darmawan memang masih minim memberikan kontribusi untuk PSM Makassar

Eks Persib U-16 itu baru bermain sekali di musim ini. 

Ia dimainkan di laga perdana PSM Makassar kontra Persijap Jepara di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/1/2026) malam.

Setelah itu, Arham Darmawan tak lagi mendapat menit bermain di 16 pertandingan.

Bahkan, penyerang nomor punggung 28 itu diturunkan ke PSM U-20 untuk berkompetisi di Elite Pro Academi (EPA) U-20. 

Arham Darmawan sulit mendapat satu tempat utama di PSM Makassar.

Pasalnya, ia harus bersaing dengan bomber asing Alex Tanque dan Abu Razard Kamara. 

Alex Tanque telah mencetak enam gol dari 15 pertandingan, sedangkan Abu Kamara tampil 13 kali dengan sumbangsih tiga gol. 

Kontribusi minim juga diberikan Karel Iek. Pemain kelahiran Abepura, Kota Jayapura, Papua ini baru bermain tiga kali. 

Yakni, lawan Persijap Jepara, Bhayangkara Lampung FC dan PSIM Yogyakarta. 

Usai itu, Karel Iek cuma menjadi penghangat bangku cadangan, bahkan namanya sering tak dibawa ke pertandingan. 

Karel Iek tak mampu bersaing mendapat tempat utama di sektor sayap penyerangan PSM Makassar

Pemain nomor punggung 23 ini kalah saing dengan Jacques Medina, Victor Dethan, Rizky Eka Pratama, Abdul Rahman dan Ricky Pratama.

Satu nama juga santer akan meninggalkan Juku Eja adalah striker Abu Kamara. 

Rumor ini mencuat usai PSM Makassar kalah 0-2 dari Bali United di pertandingan terakhir putaran pertama di Stadion BJ Habibie, Jumat (9/1/2026). 

Kabar berhembus kencang lantarang penyerang asal Kongo itu tak terlihat aksinya bersama PSM Makassar sebelum pertandingan melawan Bali United.

Ditambah, nama Abu Kamara tidak masuk dalam daftar susunan pemain (DSP). 

Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha mengaku, sampai sekarang Abu Kamara masih bagi dari skuad Laskar Ayam Jantan dari Timur.

Namun, ia belum tahu ke depannya status Abu Kamara bagaimana. Apalagi, saat ini jendela transfer paruh musim telah dibuka. 

“Untuk sekarang, saya bisa katakan dia masih pemain PSM Makassar. Kita akan mempunyai jeda, saya tidak tahu kepastian kedepannya,” ucapnya saat konferensi pers usai laga PSM Makassar vs Bali United, Jumat (9/1/2026). 

Performa Abu Kamara bersama PSM Makassar memang tak terlalu menonjol.

Penyerang berusia 27 tahun itu baru mengemas tiga gol dan satu assist dari 13 penampilan.

Abu Kamara lebih sering dimainkan dari bangku cadangan.

Dia kalah bersaing dengan striker asal Brasil Alex Tanque.

Pengamat Sepak Bola Budiardjo Thalib menilai kepindahan Arham Darmawan dan Karel Iek merupakan langkah positif. 

PSM Makassar ingin memberikan jam terbang lebih banyak kepada dua penggawa muda itu. 

Selain itu, pelatih pasti ingin keduanya bisa berkembang dari pada tinggal di PSM Makassar kurang menit bermain.

“Kalau berhasil mendapat kesempatan bermain, mental mereka pasti akan bagus,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (12/1/2026). 

Budiardjo Thalib tutur menanggapi rumor hijrahnya Abu Kamara. Ia menilai keputusan itu berada di tangan pelatih dan sang pemain.

Pelatih mungkin ada keinginan melepas karena melihat performa Abu Kamara menurun. 

Dari segi pemain, mungkin butuh menit bermain lebih banyak dibandingkan saat ini. 

“Kembali lagi ke pelatih, mungkin taktik strategi. Kalau dari pemain tidak diberi kesempatan, jadi ingin hijrah,” ucap mantan Asisten Pelatih PSM Makassar ini.(*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved