Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Profil Bruno Romao Calon Pelatih PSM Makassar, Sudah Lempar Kode ke Fans Juku Eja

Bruno Alexandre Romao merupakan pelatih berusia 41 tahun berkebangsaan Portugal yang dirumorkan akan melatih PSM Makassar

|
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Instagram/Bruno Romao
PELATIH PSM - Foto Bruno Alexandre Romao yang diambil dari akun instagramnya pada, Kamis (23/10/2025). Bruno Romao dirumorkan jadi pelatih baru PSM Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar telah mendapatkan pelatih baru pengganti Bernardo Tavares.

Juru taktik baru ini dipastikan sosok baru di sepak bola Indonesia.

Pelatih baru PSM Makassar dari Benua Eropa.

Namun, kenyang pengalaman sepak bola Asia, Afrika maupun Eropa.

Allenatore baru dijadwalkan mendarat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada awal November mendatang.

Pecinta sepak bola Makassar pun mulai menebak-nebak nakhoda baru tim Juku Eja.

Salah satu nama yang mencuat adalah pelatih berpaspor Portugal Bruno Alexandre Romao.

Pelatih berusia 41 tahun digadang sebagai pelatih baru PSM Makassar lantaran telah mengikuti Instagram resmi klub kebanggaan masyarakat Sulsel itu @psm_makassar.

Jika melihat dari curriculum vitaenya (CV), Bruno Romao memang masuk ciri pelatih PSM Makassar.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini pernah menukang Sporting Clube de Portugal dan Al-Hilal Saudi FC serta Tim Nasional Tanjung Verde dan Busan IPark FC di Korea.

Baca juga: Done Deal! PSM Makassar Segera Umumkan Pelatih Baru Asal Eropa, Gantikan Bernardo Tavares

Terakhir, ia menjabat sebagai pelatih kepala di Pharco dari Liga Primer Mesir dan IFK Mariehamn di Veikkausliiga.

Secara taktikal, Bruno Romao juga cocok dengan PSM Makassar.

Ia selalu memakai formasi 3-4-1-2. Formasi ini tak jauh beda dengan dijalankan Ayam Jantan dari Timur ini.

Deputi Litbangwas The Macz Man Andi Makkarateng mengatakan, siapa pun pelatih baru harus lebih baik dari sebelumnya.

Mengingat PSM Makassar sedang terpuruk.

Berada di papan bawah klasemen, urutan 15 dengan tujuh poin. Hanya setingkat dari zona degradasi.

Menurutnya, pelatih asing asal Eropa sudah taka sing bagi klub yang berdiri 2 November 1915 tersebut.

Kalau melihat ke belakang, kebanyakan juru taktik yang pernah mengarsitek  PSM Makassar memang dari Benua Biru.

“Ada beberapa pelatih asing Eropa pernah menukangi PSM Makassar. Saya kira sudah tepat,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (23/10/2025).

Andi Makkarateng optimis PSM Makassar bisa berbicara banyak dengan pelatih baru. Apalagi di putaran kedua nanti.

Ia berkaca dari sejarah, PSM Makassar kalau terpuruk putaran pertama, bisa bangkit pada putaran kedua.

Tentunya dengan kehadiran suporter di stadion.

Hanya saja kondisi kali ini berbeda. Sekarang tim kebanggaannya bermarkas di Stadion BJ Habibie, Parepare, yang berjarak 150 kilometer ke arah utara Kota Makassar.

Baca juga: Harry Tjong: Gaji Rp 1.000, yang Penting Bikin PSM Bangga

Dulu, PSM Makassar masih berkandang di Stadion Mattoanging.

“Saya harap ketika pelatih PSM Makassar berganti, suporter bisa hadir ke stadion sehingga semangat pemain bisa berlipat ganda meraih kemenangan,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan kepada Manajemen PSM Makassar untuk memenuhi hak pelatih. Jangan sampai terulang seperti dialami Bernardo Tavares.

“Pelatih bagus kalau ditunggak haknya pasti menurun. Itu kenapa PSM Makassar berada di papan bawah sekarang,” pintanya.

Dihubungi terpisah, Pengamat Sepak Bola Syamsuddin Umar mengatakan, Manajemen PSM Makassar perlu memastikan motivasi, target dan langkah dilakukan calon pelatih baru untuk mengangkat performa tim.

Olehnya itu, juru taktik anyar perlu memahami karakter bermain PSM Makassar. Sebab, ia datang membenahi tim.

Namun, ada karakter positif dari segi permainan PSM Makassar yang sudah bagus selama ini.

Ia meminta agar hal itu tak diubah. Khawatirnya jika dirombak akan membuat tim semakin terpuruk.

“Yang bagus saat ini jangan diubah. Kalau itu terjadi akan dijadikan alasan lagi (kalau PSM Makassar gagal bangkit),” kata Syamsuddin Umar.

Pelatih yang mendampingi PSM Makassar juara dua kali (1991/1992 dan 1999/2000) ini menyebut, PSM Makassar tak bermasalah di teknis. Namun, di non teknisnya.

Makanya, ia meminta agar hak pemain, pelatih, dan staf bisa dipenuhi. Pasalnya, itu bisa mengganggu psikologi.  

“Secara non teknis diperbaiki. Secata materi pemain sudah bagus,” pintanya.

Evaluasi Tiket

Deputi Litbangwas The Macz Man Andi Makkarateng meminta Manajemen PSM Makassar mengevaluasi harga tiket  kandang.

Tiket pertandingan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie terbagi empat kategori.

Termahal tiket VIP Utama mencapai Rp 350 ribu. Disusul VIP utara dan selatan seharga Rp 300 ribu.

Tribune terbuka timur dijual Rp 150 ribu, sedangkan tribune terbuka utara dan selatan Rp 75 ribu.

Harga tiket selama ini dinilai cukup memberatkan suporter. Pasalnya, ada biaya makan, minum, BBM dan lain-lainnya harus juga dikeluarkan jika ingin ke Parepare.

“Makanya saya harap manajemen bisa mengevaluasi harga tiket agar kita bisa sama-sama mendukung PSM Makassar di Parepare,” ucapnya. (*)

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Borneo FC
7
7
0
0
14
3
11
21
2
35
Persita
8
5
1
2
13
9
4
16
3
35
PSIM
9
4
3
2
11
10
1
15
4
35
Persija Jakarta
8
4
2
2
16
9
7
14
5
35
Malut United
8
4
2
2
16
11
5
14
6
35
Persib
7
4
1
2
11
6
5
13
7
35
Arema FC
8
3
3
2
13
10
3
12
8
35
Bali United
8
3
3
2
14
15
-1
12
9
35
Bhayangkara FC
8
3
2
3
6
5
1
11
10
35
Persebaya
7
3
1
3
9
8
1
10
11
35
Persik
8
3
1
4
9
11
-2
10
12
35
Dewa United
9
3
1
5
11
16
-5
10
13
35
Madura United
8
2
3
3
7
9
-2
9
14
35
Persijap
8
2
2
4
8
12
-4
8
15
35
PSM Makasar
7
1
4
2
7
7
0
7
16
35
Persis
8
1
2
5
8
16
-8
5
17
35
PSBS Biak
8
1
2
5
7
16
-9
5
18
35
Semen Padang
8
1
1
6
5
12
-7
4
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved