Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

110 Tahun PSM

Harry Tjong: Gaji Rp 1.000, yang Penting Bikin PSM Bangga

Harry Tjong ungkap tak pikir gaji saat bela PSM Makassar. Yang penting, bikin klub kebanggaan itu bangga.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR
110 TAHUN PSM– Kiper legendaris PSM Makassar, Harry Tjong, saat menjadi narasumber podcast #110TahunPSM bertema “Jasa Besar Etnis Tionghoa untuk PSM Makassar”, Rabu (22/10/2025). Harry Tjong ungkap tak pikir gaji saat bela PSM Makassar. Yang penting, bikin klub kebanggaan itu bangga. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR “Gaji saya Rp1.000. Dulu tak pikir gaji, yang penting buat PSM Makassar bangga,” ungkap kiper legendaris Harry Tjong.

Pernyataan itu disampaikan saat menjadi narasumber podcast #110TahunPSM bertema “Jasa Besar Etnis Tionghoa untuk PSM Makassar”, Rabu (22/10/2025).

Harry Tjong aktif sebagai pesepakbola era 1950–1960-an.

Ia bermain bersama legenda PSM lainnya, Andi Ramang.

Di usia 20 tahun, Harry sudah mempersembahkan dua gelar juara Perserikatan untuk PSM Makassar: tahun 1957 dan 1959.

Bagi pemilik nama Tionghoa Oei Sik Tjong ini, membela PSM adalah kebanggaan besar.

Baca juga: SAKSI KATA: Terbang di Atas Kepala Toni Pogacnik, Harry Tjong Tembus Timnas Indonesia

“Kalau di PSM Makassar kita dipanggil di mana-mana. Orang tua saya kalau di jalan disampaikan bahwa anak kamu jago. Orang tua saya pun senang,” ucapnya.

Ketertarikan Harry memperkuat PSM muncul sejak kecil.

Ia terkesan melihat pemain PSM dielu-elukan penonton di Stadion Mattoanging, yang hanya berjarak 300 meter dari rumahnya di Jl Macan.

“Saya lihat pemain PSM Makassar dielu-elukan oleh penonton. Dalam hati saya, kapan saya begini,” ujarnya.

Namun, jalan Harry ke sepak bola tidak mulus.

Ia sempat dilarang orang tua karena sang kakak pernah patah tangan saat bermain bola.

Agar tak ketahuan, ia menyimpan pakaian dan sepatu di Asrama Mahasiswa Pinrang di belakang rumahnya.

“Untung itu ada asrama mahasiswa, jadi pakaian, sepatu disimpan di situ.

Orang tua saya pun tidak tahu saya main bola,” tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved