Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rekor Terbanyak Ketua Parpol, Ridwan Wittiri Kurban 45 Sapi ke Makassar, Gowa hingga Selayar

Ridwan Wittiri kurban 45 ekor sapi, sebanyak 36 ekor di Makassar sampai Kabupaten Selayar

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
IDULADHA 2026 - Kolase hewan kurban (kiri) dan Ketua PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri (kanan). Anggota DPR RI itu sumbangkan 45 ekor sapi kurban di wilayah Dapil Sulsel I, Makassar mendapat 27 ekor sapi kurban 

Ringkasan Berita:
  • Ridwan Andi Wittiri (ARW), menyalurkan sebanyak 45 ekor sapi kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah
  • Jumlah 45 ekor sapi tersebut terbanyak di antara semua ketua-ketua parpol level provinsi di Sulsel
  • Hewan kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah di Sulsel, mulai dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, hingga Kepulauan Selayar

 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel, Ridwan Andi Wittiri (ARW), menyalurkan sebanyak 45 ekor sapi kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. 

Jumlah 45 ekor sapi tersebut terbanyak di antara semua ketua-ketua parpol level provinsi di Sulsel.

Hewan kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah di Sulsel, mulai dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, hingga Kepulauan Selayar.

Selain di Sulsel, sebagian hewan kurban juga disalurkan ke wilayah Kalimantan dan Jakarta sebagai bagian dari jangkauan distribusi sosial.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu memusatkan pelaksanaan kurban di daerah pemilihannya dengan porsi terbesar disalurkan di wilayah Sulsel. 

Dari total 45 ekor sapi, sebanyak 36 ekor dialokasikan untuk daerah pemilihannya di Dapil Sulsel I.

Sementara 27 ekor di antaranya khusus disebar di Kota Makassar.

“Pelaksanaan kurban ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan kepada masyarakat, terutama di momentum Iduladha,” ujar Kepala Satgas Cakrabuana DPD PDI Perjuangan Sulsel PDIP Sulsel Lukman Jaya, Jumat (22/5/2026).

Sementara itu, ARW menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan. 

Lebih dari itu, kurban memiliki nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang mendalam. 

Ia menilai Iduladha menjadi momentum penting untuk meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam hal keikhlasan dan pengorbanan.

“Idul Adha menjadi momentum untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan apa yang paling dicintainya demi menjalankan perintah Allah SWT,” ungkap ARW.

Menurutnya, nilai tersebut mengajarkan keikhlasan, kepatuhan, serta pengorbanan yang relevan dengan kehidupan sosial saat ini.

ARW menyampaikan bahwa masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved