Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hardiknas 2026

174 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sulsel, Usia SMA Mendominasi

Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sekitar 90 ribuan anak berstatus belum pernah bersekolah.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
ANAK SEKOLAH - Suasana siswa SMAN 2 Makassar saat kompak belajar sekolah pada 23 Februari lalu. Saat ini, Kemendikdasmen mencatat ada 174 ribu anak tidak sekolah di Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan ribu anak di Sulawesi Selatan (Sulsel) tak mendapat akses pendidikan.

Data per April 2026, ada 170.433 anak di Sulsel tercatat masuk dalam kategori anak tidak sekolah (ATS) per April 2026. 

Terdiri dari anak yang belum pernah bersekolah (BPB), putus sekolah (drop out), maupun tidak melanjutkan sekolah.

Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sekitar 90 ribuan anak berstatus belum pernah bersekolah.

Sementara 36 ribuan anak saat ini sudah drop out.

Sisanya anak memilih setelah lulus tidak melanjutkan sekolah.

Anak tidak sekolah tersebut mayoritas berada pada rentang usia 16-18 tahun atau seharusnya duduk di bangku Sekolah Menengah Atas(SMA).

Baca juga: Perayaan Hardiknas, 4.047 Anak Tidak Sekolah Tercatat di Luwu

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin  terus melakukan verifikasi terhadap ATS memastikan penyebab banyaknya anak memilih tidak bersekolah.

"Yang sudah terverifikasi itu 48.089. Dan sudah ada 60 ribuan yang statusnya aktif kembali," ujar Iqbal Nadjamuddin dalam keterangannya pada Minggu (3/5/2026)

Sementara ini, Iqbal mengungkapkan terdapat berbagai faktor menyebabkan anak tidak bersekolah. 

Mulai dari faktor ekonomi keluarga, masalah kesehatan hingga kekerasan dan trauma.

"Ada juga yang merasa sudah cukup dengan tingkat pendidikan yang dimiliki saat ini, pengaruh lingkungan atau teman, beranggapan sekolah tidak penting, mengalami kekerasan dan perundungan, masalah kesehatan, atau dikeluarkan," ungkapnya.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sendiri sedang menyiapkan sekolah khusus pada bidang tertentu.

Misalkan, sekolah khusus bidang pertanian.

Sehingga bisa melahirkan lulusan yang sudah berkompetensi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved