Sudah 2 Bulan 100 PPPK RSUD Syekh Yusuf Gowa Belum Digaji
Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Gaffar, menyatakan keterlambatan bisa disebabkan oleh proses administrasi serta penyesuaian anggaran.
TRIBUN-TIMUR.COM - Sekira 100 tenaga kesehatan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di RSUD Syekh Yusuf Gowa belum menerima gaji selama dua bulan.
R satu di antara ratusan nakes paruh waktu mengaku belum menerima haknya sejak Januari 2026.
"Saya PPPK paruh waktu. Sudah mengabdi sejak 2019 dan diangkat PPPK tahun 2025," ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, kondisi ini sangat memberatkan dan hanya terjadi di RSUD Syekh Yusuf.
"Setahu saya, hanya di rumah sakit ini belum terbayarkan," katanya.
Ia juga mengeluhkan THR yang belum diterima, padahal di instansi lain sudah dicairkan sebelum Lebaran.
Keterlambatan pencairan gaji bukan kali pertama terjadi.
Hal tersebut sudah sering berulang.
Ia pun mempertanyakan koordinasi antar instansi terkait.
"Memang sudah sering terlambat pencairannya di rumah sakit," katanya.
Kondisi ini berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari para nakes.
Mereka harus menunda berbagai kebutuhan karena belum menerima penghasilan.
"Sangat mempengaruhi. Untuk beli kebutuhan saja harus ditunda-tunda terus," jelasnya.
Belum Ada Kejelasan
Meski demikian, R menegaskan keterlambatan gaji tidak mempengaruhi kinerja mereka sebagai tenaga kesehatan.
| Hilang 3 Hari, PPPK Paruh Waktu di Sinjai Ditemukan Terkulai Lemas di Empang |
|
|---|
| Pemprov Sulsel Bantu Rp1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Pascakebakaran |
|
|---|
| Kondisi Terkini RSUD Syekh Yusuf Gowa usai Kebakaran, Damkar Masih di Lokasi |
|
|---|
| Ratusan PPPK Toraja Utara Belum Terima Gaji, Kepala BKPSDM: Mau Dievaluasi |
|
|---|
| 421 Guru PPPK di Wajo Terancam Kehilangan Tunjangan Sertifikasi Rp2 Juta Per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-31-Suasana-RSUD-Syekh-Yusuf-Gowa.jpg)