Seko Luwu Utara
Proyek Aspal Jalan Ekstrem Seko Rp68 Miliar
Pada tahap awal, proyek akan mencakup pembangunan jalan beraspal serta penanganan titik-titik longsor.
"Rencana kontrak efektif mulai awal April," ujar Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Rosyadi, Senin (30/3/2026).
Akses menuju Seko sempat dibuka sepanjang 15,45 kilometer melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD).
Pada tahap awal, proyek akan mencakup pembangunan jalan beraspal serta penanganan titik-titik longsor.
Penanganan longsor dilakukan melalui pengerukan material dan perbaikan tebing secara bertahap.
KemenPU akan fokus pada peningkatan jalan eksisting.
Sementara Pemprov Sulsel menangani titik longsor yang menjadi hambatan utama mobilitas.
"Penanganan dilakukan pada segmen yang berbeda," jelasnya.
Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Sementara akses penuh hingga Seko direncanakan terealisasi secara bertahap hingga 2027.
Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, menyebut wilayah Seko membutuhkan penanganan khusus.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak bertahun-tahun serta topografi yang berat menjadi tantangan utama.
"Pengaspalan di sana memerlukan perlakuan khusus. Panjang totalnya masih dalam perhitungan," ujarnya.
Pembangunan ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Seko, Luwu Utara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-jalan-menuju-Kecamatan-Seko-Kabupaten-Luwu-Utara.jpg)