Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ketua DPRD Sulsel Cicu Minta Penanganan Ruas Jl Aroepala Makassar Dipercepat

Politisi NasDem itu mengaku, menjelang arus mudik, kondisi jalan harus segera ditangani agar dapat dilalui dengan aman dan lancar. 

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
JALAN RUSAK - Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, saat memantau perbaikan ruas Jl Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu, Cicu minta oenanganan Jl Aroepala di percepat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi, meminta percepatan penanganan ruas Jalan Aroepala yang dikeluhkan warga.

Pasalnya, ruas Jl Aroepala saat ini memiliki banyak lubang baik di sisi kiri maupun kanan.

Padahal, jalan tersebut menghubungkan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

“Ah itu kan yang paling banyak dapat protes dari warga karena di daerah Hertasning situ," kata Cicu saat memantau perbaikan Jl Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, Selasa (17/3/2026)

"Kalau saya sih minta itu dipercepat karena itu kan orang mudik ini arahnya ke sana,” tambah dia.

Politisi NasDem itu mengaku, menjelang arus mudik, kondisi jalan harus segera ditangani agar dapat dilalui dengan aman dan lancar. 

Baca juga: Macet Jadi Pemandangan Sehari-hari di Jl Hertasning - Jl Aroepala, Lubang dan Genangan Air Penyebab

Minimal, menurutnya, dilakukan pemeliharaan sementara agar masyarakat tidak terganggu saat melintas.

“Kalau bisa sebenarnya minimal adalah pemeliharaan dulu lah untuk bisa dipakai jalanannya supaya orang lancar mudik ke sana,” ujarnya.

Asisten Manager Ruas Paket 1, Misdar, menjelaskan bahwa pengerjaan di ruas Aroepala sebenarnya telah dimulai.

“Kalau Aroepala sendiri kita sudah mulai kerja, sudah dibuka paving, sudah mulai,” katanya.

Ia mengatakan, menjelang Lebaran, pihaknya menargetkan penanganan sementara pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan, khususnya kubangan.

“Jadi begini, untuk Aroepala sebelum lebaran kita target ada beberapa titik yang kubangan-kubangan itu kita tangani sementara dulu. Jadi ada penanganan sementara dulu," ungkapnya. 

"Itu sudah ada kita lakukan, bahkan sebenarnya sudah berapa kali kita lakukan cuma karena memang hujan itu tidak bisa bertahan lama,” tambah dia.

Selain ruas Jl Aroepala, penanganan serupa juga dilakukan di ruas Sungguminasa–Malino yang turut mengalami kerusakan di beberapa titik.

Lebih lanjut, Misdar menyebutkan bahwa proyek penanganan Jalan Aroepala ditargetkan rampung pada akhir 2026 karena kompleksnya pekerjaan yang dilakukan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved