Pemilu 2029
Akurasi Data Pemilih Jadi Prioritas Bawaslu Sulsel Jelang Pemilu 2029
Data pemilih tidak akurat bisa ganggu demokrasi! Bawaslu Sulsel ingatkan masyarakat dan pengawas pemilu untuk pastikan data mutakhir.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, mengingatkan pentingnya akurasi data pemilih agar kualitas demokrasi tetap terjaga menjelang Pemilu 2029.
- Tantangan muncul dari pendataan pemilih disabilitas dan minimnya pelaporan perubahan status kependudukan. Masyarakat diminta aktif memperbarui data.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulsel, Mardiana Rusli, mengingatkan pentingnya menjaga akurasi data pemilih untuk menjamin kualitas demokrasi menjelang Pemilu 2029.
Menurut Mardiana, pengawasan Bawaslu tidak hanya memastikan prosedur administrasi penyelenggara pemilu berjalan sesuai aturan.
Bawaslu juga memastikan data pemilih akurat, mutakhir, dan mencerminkan kondisi riil masyarakat yang memiliki hak pilih.
“Yang diawasi Bawaslu bukan hanya kerja KPU, tetapi pergerakan data pemilih itu sendiri. Apakah data akurat, mutakhir, dan benar-benar mencerminkan warga yang berhak memilih,” kata Mardiana.
Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Kantor Bawaslu Sulsel, Senin (9/3/2026).
Mardiana menyoroti tantangan pendataan, khususnya untuk pemilih disabilitas.
Pendataan kelompok ini sulit karena keterbatasan akses informasi, fasilitas, dan dinamika sosial.
Hal ini menjadi perhatian agar tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya.
Anggota KPU Sulsel, Romi Harminto, mengungkap persoalan lain dalam pemutakhiran data.
Banyak warga tidak melaporkan perubahan status kependudukan, baik migrasi, kematian, maupun perubahan data lainnya.
“Faktor penyebab beragam, mulai dari kurangnya pemahaman, malas melapor, hingga ada yang mempertahankan status tertentu karena berkaitan dengan penerimaan bantuan pemerintah seperti BLT,” jelas Romi.
Romi menekankan, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci untuk menghasilkan data pemilih akurat dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, pengawas pemilu diharapkan memahami dinamika data pemilih sekaligus memperkuat kesiapan pengawasan menjelang Pemilu 2029. (*)
| Jelang Pemilu 2029, Bawaslu Sulsel Waspadai Mobilitas Penduduk Pengaruhi Data Pemilih |
|
|---|
| Bawaslu Sulsel Awasi Ketat Pemutakhiran Data Pemilih dan Partai Politik Jelang 2029 |
|
|---|
| Asa Partai Hanura-PPP Kembali ke Parlemen Senayan DPR RI |
|
|---|
| PKS Tersungkur dari Kursi Pimpinan DPRD Sulsel, Anwar Faruq: Pemilu 2029 Kami Rebut Lagi! |
|
|---|
| Tanpa PDIP, PSI Klaim Jokowi Turun Gunung Menangkan Pemilu 2029, Pengamat: Momen Buktikan Kesaktian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-10-maret-bawaslu-122.jpg)