Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

700 SMA dan SMK di Sulsel Dapat Jatah 1 Unit Interactive Flat Panel

IFP sering dilengkapi dengan fitur seperti konektivitas nirkabel, video conference, dan kompatibilitas aplikasi. 

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribunnews.com/Faqih Imtiyaaz
SEKOLAH SULSEL - Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel pada Selasa (25/11/2025) pagi. Iqbal menargetkan seluruh SMA sederajat negeri maupun swasta sudah memiliki IFP tahun 2026 

Ringkasan Berita:
  • Interactive Flat Panel (IFP) merupakan layar sentuh modern menggabungkan fungsi monitor, komputer, papan tulis digital, dan proyektor dalam satu perangkat.
  • Hingga pertengahan November 2025, pemerintah pusat telah mengirim 172.550 perangkat IFP ke berbagai daerah se-Indonesia.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Interactive Flat Panel (IFP) resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

IFP merupakan layar sentuh modern menggabungkan fungsi monitor, komputer, papan tulis digital, dan proyektor dalam satu perangkat.

Sehingga memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan konten di layar 

Cukup menggunakan sentuhan jari, sudah menjadi pengganti papan tulis konvensional.

Kemudian menjadi proyektor lebih canggih untuk presentasi dan kolaborasi. 

IFP juga sering dilengkapi dengan fitur seperti konektivitas nirkabel, video conference, dan kompatibilitas aplikasi. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan (Sulsel) Iqbal Nadjamuddin menyebut ada 700 IFP yang disalurkan ke Sulsel untuk tahap awal.

"Jadi kalau tidak salah jatahnya itu satu sekolah, satu panel. iya tapi kan tidak merata Sulawesi Selatan," ujar Iqbal Nadjamuddin saat ditemui dipinggir jalan utama area Kantor Gubernur Sulsel depan Ruang Pola pada Selasa (25/11/2025).

Dari jumlah tersebut, 400 unit diberikan ke SMA.

Sementara 300 unit disebar ke SMK.

Baca juga: Pemprov Sulsel Akan Kirim Guru PPPK ke Daerah 3T, Termasuk ke Selayar

Di tahun 2026, Disdik Sulsel akan mengusulkan penambahan unit.

Sehingga targetnya tiap sekolah memiliki satu unit IFP.

"Khusus SMA/SMK termasuk swasta juga dapat kalau ditotalkan semuanya 1000 lebih. Mungkin insyaallah, mudah-mudahan targetnya semua sekolah kita di Sulawesi Selatan, SMA-SMK dapat semua, baik negeri maupun swasta," kata Iqbal sembari menggerakkan tangan seakan menghitung jumlah kebutuhan.

Secara umum, Iqbal menilai IFP sangat bermanfaat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved