Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Devi Antar Dua Putrinya, Soraya dan Pilar Raih Medali di Dunia Gimnastik

Devi, seorang ibu asal Makassar yang berhasil mengantarkan dua putrinya, Soraya dan Pilar, menjadi pesenam muda berprestasi

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
KOMPETISI INTERNAL - Founder dan Coach Leader Rozora Gymnastics, Ricady Aldy Zenea bersama Devi saat event kompetisi internal Rozora, Minggu (31/5). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di balik gemerlap medali yang menggantung di leher para atlet muda, tersimpan kisah perjuangan seorang ibu yang rela meluangkan waktu, tenaga, dan komitmennya demi mengantar anak-anaknya meraih mimpi di dunia olahraga.

Kisah tersebut datang dari Devi, seorang ibu asal Makassar yang berhasil mengantarkan dua putrinya, Soraya dan Pilar, menjadi pesenam muda berprestasi melalui ketekunan dan pendampingan tanpa henti.

Perjalanan itu bermula ketika Pilar, putri bungsunya, berusia empat tahun dan diperkenalkan pada olahraga gimnastik atas rekomendasi salah seorang pemain sepak bola PSM Makassar asal Brasil.

Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju lokasi latihan di kawasan GTC, Devi tetap konsisten mendampingi putrinya demi mendukung tumbuh kembang dan bakat yang mulai terlihat.

Keseriusan itu semakin kuat ketika cabang Rozora Gymnastics resmi dibuka di Nipah Mall dan Devi segera mendaftarkan Pilar untuk berlatih secara rutin.

Namun, kisah menarik justru datang dari Soraya, sang kakak, yang awalnya hanya menjadi pendamping setia saat mengantar adiknya berlatih.

Selama tiga bulan menyaksikan latihan dari pinggir arena, ketertarikan Soraya terhadap gimnastik tumbuh secara alami hingga akhirnya memutuskan ikut bergabung.

Keputusan tersebut menjadi awal dari perjalanan prestasi yang kini membanggakan keluarga mereka.

Soraya yang saat ini berada di Kelas Prestasi berhasil tampil gemilang di Level 3 dengan meraih medali emas pada kompetisi yang diikutinya.

Prestasi tersebut melengkapi pengalaman Soraya yang sebelumnya telah mengasah kemampuan dan mental bertanding di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Pesenam muda itu tercatat pernah mengikuti kompetisi di Jakarta, Jawa Barat pada 2025, serta tampil di Bangkok, Thailand dan Singapura pada April 2026.

Sementara itu, sang adik Pilar juga menunjukkan perkembangan yang membanggakan dengan meraih medali perak pada kategori Level 1.

Bagi Devi, pencapaian tersebut bukan hanya tentang medali, tetapi juga perubahan positif yang dirasakan dalam perkembangan karakter kedua putrinya.

Menurutnya, gimnastik telah membentuk anak-anaknya menjadi pribadi yang lebih disiplin, percaya diri, tangguh, dan memiliki daya juang tinggi.

Selain membentuk karakter, olahraga tersebut juga membantu meningkatkan kebugaran, kekuatan fisik, serta postur tubuh anak-anaknya.

Founder dan Coach Leader Rozora Gymnastics, Ricady Aldy Zenea mengatakan gimnastik merupakan salah satu olahraga dasar yang sangat baik untuk melatih berbagai aspek fundamental tubuh anak sejak usia dini.

Menurut Ricady, gimnastik tidak hanya melatih motorik, fleksibilitas, kelenturan, dan kekuatan fisik, tetapi juga membentuk karakter yang akan berguna dalam kehidupan mereka di masa depan.

"Selain belajar disiplin, mereka juga belajar tentang komitmen dan tanggung jawab untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai dari awal hingga akhir. Secara prestasi, karier mereka juga sangat terbuka lebar. Kompetisi-kompetisi seperti ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri, semangat, serta daya juang yang bagus bagi anak-anak," jelas Ricady, Senin (1/6).

Ia menambahkan bahwa di tengah perkembangan kecerdasan buatan dan teknologi digital saat ini, aktivitas fisik seperti gimnastik menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget.

Keberhasilan Soraya dan Pilar menjadi salah satu contoh nyata komitmen Rozora Gymnastics dalam menjaring dan mengembangkan bakat-bakat muda sejak usia dini.

Sebagai bentuk evaluasi sekaligus ruang apresiasi bagi para atletnya, Rozora Gymnastics sukses menggelar Rozora Internal Competition pada Minggu, 31 Mei 2026.

Kompetisi internal tersebut menjadi ajang bagi para pesenam muda untuk menguji kemampuan dan mental bertanding, sekaligus menjadi momen berharga bagi para orang tua menyaksikan langsung hasil dari disiplin, komitmen, dan kerja keras anak-anak mereka selama berlatih.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved