HUT Soppeng
Gubernur Jadikan Proyek Bor 500 Meter Mata Air Soppeng Jadi Percontohan di Sulsel
Selle KS Dalle, mengatakan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman akan menjadikan proyek air bersih di Soppeng sebagai percontohan di Sulsel
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Soppeng mulai proyek pengeboran air bersih di Watansoppeng sebagai solusi krisis air yang telah berlangsung puluhan tahun.
- Wakil Bupati Selle KS Dalle menyebut proyek ini mendapat dukungan dari Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan akan dijadikan percontohan di Sulawesi Selatan, bahkan diarahkan ke kerja sama SPAM regional.
- Proses pengeboran menghadapi kendala lapisan tanah liat di kedalaman 200 meter, namun ditargetkan semburan air pertama muncul bertepatan HUT 765 Soppeng.
TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng memulai proyek air bersih.
Pengeboran air bersih di belakang rumah jabatan bupati, Jl Pengayoman, Lalabata, Watansoppeng sejak Jumat (3/4/2026) pagi.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, mengatakan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman akan menjadikan proyek air bersih di Soppeng sebagai percontohan di Sulsel.
"Pak gub sangat mengapresiasi dan akan meminta kabupaten lain datang ke Soppeng," ujar Selle KS Dalle usai menemui Andi Sudirman Sulaiman di Bone, Senin (6/4/2026).
Tak hanya itu, Andi Sudirman Sulaiman meminta agar dipertemukan khusus dengan manager perusahaan untuk menjajaki kerjasama SPAM regional.
Kini pengerjaan air bersih di Soppeng terus dikebut.
"Tadi malam kami datang cek di lokasi pengeboran, ada lapisan tanah liat yang didapat," ujar Selle KS Dalle.
Lapisan tanah liat lebih susah dibandingkan bebatuan.
Hal ini disebabkan karena lumpur liat menyumbat mata bor yang menggunakan kekuatan angin kompressor.
Baca juga: TPP Ribuan ASN Di Soppeng Belum Dibayarkan Selama 3 Bulan, Pemkab Tak Sebut Nilai
"Sudah kedalaman 200 meter, tiba-tiba terhalang lempung tanah liat," tambah Selle KS Dalle.
Meski terhalang tanah liat, Selle berharap semburan air pertama bisa terealisasi pada Rabu (8/4/2026) lusa bertepatan HUT ke-765 Soppeng.
Sumur ini akan menjadi kado HUT ke-765 warga Soppeng yang mengalami krisis air beberapa tahun ini.
Apalagi salah satu janji kampanye pasangan Suwardi Haseng - Selle KS Dalle ialah mengatasi krisis air bersih.
Durasi pengeboran memakan waktu hingga lima hari, karena kontur geologi tanah Watasoppeng itu tanah bebatuan jenis Alfisol.
"Dari penampang visual air bawah tanah terlihat ada semacam danau air jernih, di kedalaman 450 hingga 500 meter," ujar insinyur teknik UMI ini.
Kelak, saat air ini sudah mengalir ke rumah-rumah warga, pelanggan PDAM bisa langsung mengkonsuminya.
"Ini proyek SPAM pertama di Indonesia timur, dengan mengebor dari kedalaman setengah kilometer," ujar Selle.
Mesin buatan China ini sudah mengebor sumber air tanah di kedalaman 400 -500 meter, mesin beroperasi di kontur dataran tertinggi di Watansoppeng, 210 mdpl.
Mesin ini dirancang untuk eksplorasi air tanah, dengan tekonolgi crawler (roda rantai) untuk mobilitas, dan tenaga diesel untuk efisiensi tinggi, dengan kemampuan bor diameter 100-500mm
Pasangan politisi Golkar - Demokrat ini, sadar betul, air akan jadi penyejuk kegelisahan sekitar 47 persen warganya.
Watansoppeng, ibu kota kabupaten berpenduduk 244 ribu jiwa ini, tiga dekade terakhir dilanda sumber krisis air bersih.
Krisis air bersih mendera sekitar 52 ribu warga di 7 kelurahan urban dan tiga kecamatan sekitar.
Satu titik bor air di belakang rujab bupati, selanjutnya akan ditambah 49 titik di 8 kecamatan di Soppeng.
Ini adalah program Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan skema Build Operate Transfer (BOT) selama 30 tahun dengan investor dari Jawa Barat.
"Ini dikerjakan swasta, dan sama sekali tak membebani keuangan daerah," kata Bupati di rapat koordinasi bersama jajaran direksi PDAM dan investor di Ruang Rapat Pimpinan, Rabu (18/2/2026), sebelum Ramadan lalu.
Selama 3 dekade, air bersih untuk kawasan kota jadi beban terbuka empat kepala daerah di Soppeng.
Hampir saban hari, pelanggan mengeluh beban biaya bulanan mengalir namun debit, durasi aliran dan kualitas air terus menurun.
Sekitar 9.200 Pelanggan PDAM Soppeng, juga tak maksimal menikmati air bersih.
Di Lalabata saja, kecamatan ibu kota kabupaten, ada sekitar 49 ribu warga.
Ini hampir 34 persen total penduduk kabupaten tanpa garis pantai ini.
Dua sumber aliran air utama di Soppeng, mata air Citta dan Ompo, menanggung tiga beban besar.
"Air Pertanian, wisata permandian alam dan air bersih warga, terus meningkat," kata Selle.
Ompo, sekitar 2.1 km dari pusat kota, jadi sumber air baku PDAM, sekitar awal dekade 1990-an.
"Waktu Pung Abbas Sabbi (1990-1995) sudah dimulai, tapi dimaksimalkan di periode Pung Andi Harta Sanjaya (2000-2005, setelah itu Air PDAM kota Soppeng terus kekurangan air baku," ujar Selle.
Debit air bersih dari 50 titik mata air di ketinggian inilah nantinya akan ditampung di bak penampungan, sebelum didistribusi ke rumah-rumah pelanggan, dan bak public tersier.
Masalah lain, jelasnya, jaringan instalasi air bersih, seperti pipa sudah kadakuarsa.
Beban ini memicu tingginya tingkat kebocoran air PDAM. Perusahaan utilitas utama publik ini, juga hampir 2 dekade tak berkontribusi ke keuangan daerah.
Fokus pertama di kecamatan Lalabata. Ini kecamatan utama dengan kapadatan 179,24 jiwa per km/2.
Konsentrasi terbesar konsumen air PDAM ada di Kelurahan Lalabata Rilau merupakan wilayah dengan penduduk terbanyak di kecamatan ini, yaitu sekitar 9.899 jiwa.
Konsumen air terbanyak ada Kelurahan (Bila, Botto, Lalabata Rilau, Lapajung, Lemba, Ompo, Salokaraja) dan 3 Desa (Maccile, Mattabulu, Umpungeng).
Direktur PDAM Soppeng, Hasanuddin, mengatakan pengeboran air bersih salah satu pilot project di Kabupaten Soppeng.
Jika itu terealisasi, maka akan membantu keluar dari krisis air bersih di Soppeng.
Khusus di wilayah perkotaan, PDAM mengandalkan mata air Ompo sebagai sumber utama.
Ia belum bisa memastikan beberapa banyak pelanggan yang bisa dilayani jika sumur bor itu berhasil.
"Kami belum bisa pastikan berapa banyak pelanggan, kami akan lihat terlebih dahulu berapa debit airnya," ujar Hasanuddin.
PDAM Soppeng juga mengakui mengalami krisis air selama musim kemarau.
Debit air seperti di Lempa dan Ompo turun.
| Ekspor Sulsel Turun Gara-gara Konflik Global hingga Permintaan Jepang-China Melemah |
|
|---|
| Doakan, Semoga Air Jernih dari Kedalaman 400 Meter di Kota Watansoppeng Jadi Kado HUT 765 Soppeng |
|
|---|
| Muhammadiyah Puji Langkah Sigap Polres Barru, Minta Kasus Pelarangan Ibadah Tetap Diusut |
|
|---|
| El Nino Melanda Indonesia Enam Bulan, Apakah Stok Beras Nasional Aman? |
|
|---|
| Panik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-06-Suwardi-Haseng-dan-Selle-KS-Dalle.jpg)