Perahu Diterjang Ombak, 2 Nelayan Bapak-Anak di Sinjai Berhasil Diselamatkan
Dua nelayan yang berada di atas sampan tersebut berhasil selamat setelah bertahan di atas pecahan perahu sambil menunggu pertolongan.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Sebuah sampan nelayan tenggelam setelah dihantam ombak di Muara Sungai Tangka, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Minggu (7/6/2026).
Dua nelayan yang berada di atas sampan tersebut berhasil selamat setelah bertahan di atas pecahan perahu sambil menunggu pertolongan.
Korban bernama Restu Talli (40), nelayan asal Jalan Teratai, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.
Ia melaut bersama putranya, Alif (15).
Kasat Polairud Polres Sinjai, Iptu Iwan, membenarkan insiden tersebut.
“Benar kejadiannya tadi, sampan nelayan dihantam ombak usai pulang dari melaut,” kata Iptu Iwan kepada Tribun-Timur.com (7/6/2026).
Iptu Iwan menjelaskan, kedua korban berangkat melaut pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 06.00 Wita menuju kawasan Taka Taninting di perairan Pulau Sembilan untuk mencari ikan.
“Setelah bermalam di lokasi penangkapan ikan, mereka memutuskan kembali ke daratan pada Minggu siang,” ujarnya.
Sebelum pulang, Restu sempat singgah di Pulau Kanalo untuk menunaikan salat.
Usai beristirahat sejenak, keduanya melanjutkan perjalanan menuju Sinjai.
“Namun saat mendekati muara sekitar pukul 14.00 Wita, cuaca dan kondisi gelombang laut berubah,” katanya.
Baca juga: Hujan Turun 2 Jam, Air Rendam Jalan Sinjai sampai Lutut orang Dewasa
Sampan yang mereka gunakan dihantam ombak hingga terbalik dan tenggelam.
Dalam kondisi darurat, Restu dan Alif berupaya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pecahan sampan yang masih mengapung.
“Keduanya kemudian meminta pertolongan kepada nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada petugas gabungan.
Personel Satpolairud Polres Sinjai bersama personel Pos TNI AL dan BPBD Kabupaten Sinjai segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan dievakuasi ke daratan,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan dan sampan yang digunakan korban tenggelam akibat kuatnya hantaman ombak,” ujarnya.
Baca juga: Longsor Terjang Rumah di Desa Sanjai, Banjir Rendam Desa Patalassang Sinjai Timur
Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan melaut apabila cuaca tidak mendukung atau gelombang laut sedang tinggi,” katanya.
“Pastikan juga perlengkapan keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik,” lanjutnya.
AKBP Jamal juga mengapresiasi kesigapan personel Satpolairud Polres Sinjai, Pos TNI AL, BPBD, serta nelayan yang turut membantu proses evakuasi sehingga kedua korban dapat diselamatkan.
“Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di laut, terutama saat kondisi cuaca berubah secara tiba-tiba,” katanya.(*)
| Hujan Turun 2 Jam, Air Rendam Jalan Sinjai sampai Lutut orang Dewasa |
|
|---|
| Terkena Percikan Api Las Mobil Suzuki Aerio Terbakar di Sinjai |
|
|---|
| Longsor Terjang Rumah di Desa Sanjai, Banjir Rendam Desa Patalassang Sinjai Timur |
|
|---|
| Banjir Rendam 43 Hektare Sawah di Tellulimpoe, Petani Terancam Gagal Panen, Jembatan Ambruk |
|
|---|
| Dua Kuda dan Satu Sapi Mati Terseret Banjir di Sinjai Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260607-Nelayan-Tenggelam.jpg)