Banjir Sinjai
Tiga Kapal Nelayan Hanyut saat Air Sungai Baringeng Sinjai Meluap
Kepala Desa Panaikang, Bahtiar, membenarkan adanya tiga kapal penongkol yang hanyut terbawa arus.
Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KAPAL NELAYAN - Suasana dan kondisi terkini sungai Baringeng Sinjai. Tiga kapal penongkol dilaporkan hanyut di Sungai Baringeng, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.
Kapal ini banyak dijumpai di wilayah Sulsel, khususnya Sinjai dan kawasan Teluk Bone.
Kapal penongkol merupakan kapal nelayan tradisional yang biasa digunakan untuk menangkap ikan tongkol, tuna, dan cakalang dengan metode pancing tonda di perairan Indonesia timur.
Jadi, istilah "penongkol" bukan berarti kapal pengangkut, melainkan kapal yang memang dirancang untuk kegiatan penangkapan ikan tongkol dan jenis tuna lainnya.
Ciri-ciri kapal penongkol
Digunakan untuk berburu ikan tongkol, tuna, dan cakalang.
Umumnya berbahan kayu dan dibuat secara tradisional oleh pengrajin kapal nelayan.
Di beberapa daerah dikenal sebagai kapal pancing yang membawa perahu kecil (lepa-lepa) untuk membantu operasi penangkapan ikan. (*)
Berita Terkait: #Banjir Sinjai
| Sungai Baringeng Meluap, Akses Jalan Sinjai Timur–Tellulimpoe Terputus |
|
|---|
| Legenda PSM Makassar Minta Manajemen Jajaki Shin Tae Yong Jadi Pelatih |
|
|---|
| Banjir di Sinjai Utara Sulsel Surut, Arus Lalu Lintas Kembali Normal |
|
|---|
| Hobi Menanam hingga Memimpin RW, Betty Kasih P Djalle Buktikan Perempuan Bisa Segalanya! |
|
|---|
| Kerja Nyata RT RW Makassar! RW 004 Karunrung Ubah Sisa Makanan Jadi Gas dan Pupuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-dan-kondisi-terkini-sungai-Baringeng-Sinjai.jpg)