Harga BBM Eceran Rp19 Ribu, Warga Sinjai Rela Antre Dua Jam Demi Beli Pertalite di SPBU
SPBU Balangnipa berada di depan SMPN 1 Sinjai Jl Persatuan Raya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Antrean panjang terjadi di SPBU 74.926.40 Balangnipa, Sinjai, sejak pagi hingga mengular ke sekitar Tugu Bambu.
- Warga harus menunggu lama, bahkan hingga dua jam, untuk mengisi BBM akibat tingginya permintaan.
- Mahalnya harga BBM eceran yang mencapai Rp18–19 ribu per botol membuat warga memilih antre meski harus menunggu berjam-jam.
- Antrean BBM di SPBU Balangnipa memicu keluhan warga yang harus menunggu lama dan berteduh di sekitar lokasi.
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Antrean panjang di SPBU 74.926.40 Balangnipa, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/3/2026).
SPBU Balangnipa berada di depan SMPN 1 Sinjai Jl Persatuan Raya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.
SPBU itu dipadati kendaraan roda dua dan roda empat sejak pagi.
Antrean kendaraan bahkan mengular hingga mendekati kawasan Tugu Bambu Sinjai.
Sejumlah warga memilih memarkirkan kendaraannya dan berteduh di bawah pohon aat menunggu giliran mengisi BBM.
Baca juga: Pertamina Selidiki Dugaan Intimidasi di SPBU Sinjai, Pastikan Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan
Konsumen, Adi, mengaku harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar.
“Sekitar dua jam saya antre baru bisa isi,” katanya kepada Tribun-Timur,
Konsumen lainnya, Sudi, mengatakan dirinya terpaksa ikut antre karena harga BBM eceran sangat mahal.
“Sangat mahal kalau beli BBM botolan,” ujarnya.
Ia menyebut harga BBM eceran saat ini mencapai Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per botol.
Menurutnya, harga tersebut tidak masuk akal dan memberatkan masyarakat.
“Tidak masuk akal sekali harganya BBM botolan,” katanya.
Ia berharap pihak terkait melakukan pemantauan distribusi BBM agar antrean panjang tidak terus terjadi.
“Harusnya pihak terkait turun tangan agar tidak ada antrean panjang seperti ini,“ ujarnya.
| El Nino di Sinjai Diprediksi Mulai Juli, Puncaknya September 2026 |
|
|---|
| Utang Pekerja Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Capai Rp 20 Juta |
|
|---|
| Damkar Sinjai Kena 'Prank', Terima Laporan Kebakaran, Ternyata Asap Masak Air |
|
|---|
| Warung dan Katering Jadi Korban, Ketua DPRD Sinjai Desak Perusahaan Selesaikan Utang Pekerja Proyek |
|
|---|
| Pelaku Usaha Katering Proyek Sekolah Rakyat Sinjai Keluhkan Tunggakan Pembayaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-27-Antrean-panjang-di-SPBU-7492640-Balangnipa.jpg)