Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Israil Gondrong Demo Jalan Rusak di Rujab Bupati Sinjai, Mahasiswa UMSi

Israil dikenal sebagai aktivis muda yang vokal mengkritisi kebijakan pemerintah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
DEMO - Jendral  Lapangan aksi unjuk rasa Aliansi Tonrong Menggugat, Israil, di depan Rujab Bupati Sinjai, Rabu (25/3/2026). Mereka demo jalan rusak di Desanya agar segera diperbaiki. 

Ringkasan Berita:
  • Israil merupakan aktivis muda asal Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat yang dikenal vokal dalam mengkritisi kebijakan pemerintah. 
  • Ia aktif mengawal berbagai isu sosial di Kabupaten Sinjai, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat seperti infrastruktur jalan.
  • Sebagai Jenderal Lapangan Aliansi Tonrong Menggugat, Israil memimpin belasan pemuda dalam aksi unjuk rasa di depan Rumah Jabatan Bupati Sinjai

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Profil Israil Jendral lapangan (Jendlap) Aliansi Tonrong Menggugat.

Aliansi Tonrong Menggugat unjuk rasa di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai, Rabu (25/3/2026).

Rujab Bupati Sinjai di Jl Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara. 

Israil dikenal sebagai aktivis muda yang vokal mengkritisi kebijakan pemerintah.

Ia juga aktif mengawal isu dan permasalahan masyarakat Sinjai. Termasuk jalan rusak.

Pemuda Asal Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat itu kali ini memimpin belasan pemuda lainnya melaksanakan demonstrasi.

Baca juga: Sekolah di SInjai Tetap Belajar Tatap Muka, Disdik Akui Belum Ada Arahan Online

Demonstrasi itu sebagai bentuk protes jalan rusak di Desa Terasa.

Israil menilai kondisi jalan di Desa Terasa sangat memprihatinkan dan belum pernah tersentuh pembangunan berupa aspal.

“Perbaiki jalan kami,” ujarnya.

Mahasiswa  UMSi itu menuturkan kondisi tersebut berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

“Kami datang menyuarakan keluhan warga. Jalan di Desa Terasa harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Kerusakan jalan mempengaruhi aktivitas ekonomi warga.

“Warga kesulitan menjual hasil bumi karena akses jalan rusak,” katanya.

Akses pendidikan dan layanan kesehatan juga terdampak akibat kondisi jalan yang licin dan sulit dilalui kendaraan.

“Anak-anak terpaksa berjalan kaki ke sekolah karena kendaraan tidak bisa melintas,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved