Jalan Rusak di Desa Terasa Sinjai Mulai Diperbaiki
Kondisi jalan rusak di Desa Terasa, Sinjai Barat, Sulsel akhirnya mulai mendapat perhatian.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Jalan rusak di Dusun Tonrong, Desa Terasa, Sinjai Barat, Sulsel mulai diperbaiki secara bertahap.
- Selama ini, jalan tanah tersebut kerap berlumpur saat hujan dan membahayakan warga. Pemerintah menganggarkan Rp2 miliar untuk ruas awal Kalelembang-Rumbia.
- Total kebutuhan perbaikan seluruh ruas diperkirakan mencapai Rp40 miliar.
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Kondisi jalan di Dusun Tonrong, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, memprihatinkan.
Jalan berstatus kabupaten tersebut masih berupa tanah dan belum pernah tersentuh pembangunan aspal maupun beton.
Jalan tersebut merupakan penghubung antar desa.
Saat hujan turun, permukaan jalan berubah menjadi lumpur tebal yang licin dan berbahaya bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
Warga setempat, Nur Amin, mengaku sering kesulitan melintas karena kendaraan mudah tergelincir.
Ia menyebut beberapa kali terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan tersebut.
“Sulit sekali dilalui karena licin. Bahkan sempat terjatuh,” ujarnya kepada Tribun-Timur, Selasa (24/3/2026).
Selain membahayakan, kondisi jalan rusak juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya saat mengangkut hasil pertanian ke pasar.
“Aktivitas warga terkendala terutama saat ingin ke pasar menjual hasil bumi,” katanya.
Akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan juga terganggu, terutama saat cuaca buruk.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Kita harap pemerintah daerah segera memperhatikan kondisi ini,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Sinjai, Haris Achmad, memastikan perbaikan jalan di Desa Terasa segera dilakukan.
“Tahun ini sudah diperbaiki,” kata Haris Achmad kepada Tribun-Timur melalui WhatsApp.
Ia menjelaskan terdapat tiga ruas jalan di Desa Terasa dengan panjang sekitar 15 kilometer yang belum diaspal.
Untuk penanganan seluruh ruas sekaligus, dibutuhkan anggaran sekitar Rp40 miliar.
Namun, karena keterbatasan keuangan daerah, perbaikan dilakukan secara bertahap.
“Pekerjaan jalan di Desa Terasa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan tersebut menggunakan dana non-DAK dan non-IJD.
Untuk tahun ini, ruas jalan yang akan dikerjakan adalah Kalelembang-Rumbia.
“Tahun ini kita anggarkan Rp2 miliar untuk ruas pertama Kalelembang–Rumbia,” katanya.
Selain itu, untuk ruas kedua Kalelembang–Pattiro telah diusulkan melalui dana bantuan keuangan provinsi.
Usulan tersebut disampaikan melalui tiga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. (*)
| 2 Jam Muhidin Bertemu Bahlil, Musda Golkar Sulsel Setelah Wukuf di Arafah |
|
|---|
| Gerai Perizinan Hadir di Desa Tamalate, UMKM Takalar Kini Lebih Mudah Urus NIB |
|
|---|
| Anggota TNI Meninggal di Tempat Usai Hantam Jalan Berlubang di Parepare Sulsel |
|
|---|
| Gerindra Desak Pemprov Sulsel Cari Solusi Tutupi Defisit Rp91 M: Jangan Bebani Rakyat Lewat Pajak |
|
|---|
| Pelemahan Rupiah Picu Kekhawatiran Pelaku Usaha di Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-24-MARET-JALAN-RUSAK.jpg)