Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Beras, Bawang, Cabe, Kentang, Tomat di Sinjai Jelang Natal dan Tahun Baru

Harga sejumlah komoditas bahan pokok di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, naik jelang Natal dan Tahun Baru

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
PASAR SINJAI - Suasana di Pasar Sentral Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulsel, Senin (15/12/2025).  Harga sejumlah komoditas bahan pokok naik jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Ringkasan Berita:arga sejumlah komoditas bahan pokok di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, naik signifikan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
 
Lonjakan harga paling terasa terjadi pada bumbu dapur utama dan beras, meskipun Dinas Perdagangan Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sinjai mengklaim kondisi pasar secara umum masih stabil.

 

SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM - Harga sejumlah komoditas bahan pokok di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, naik signifikan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Lonjakan harga paling terasa terjadi pada bumbu dapur utama dan beras, meskipun Dinas Perdagangan Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sinjai mengklaim kondisi pasar secara umum masih stabil.

Data yang dihimpun Disperindag ESDM Sinjai per Senin (15/12/2025) menunjukkan harga beberapa komoditas naik.

Harga bawang merah melonjak dari Rp50.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

Cabai rawit mengalami kenaikan dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Tak hanya bumbu dapur, harga komoditas pangan utama juga merangkak naik.

Beras premium naik dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per kilogram, dan harga beras medium naik tipis dari Rp12.750 menjadi Rp13.000 per kilogram.

Baca juga: Makan Gratis Picu Kenaikan Harga Telur di Makassar, Tembus Rp54 Ribu per Rak

Plt Kepala Disperindag ESDM Sinjai, Andi Hariyani Rasyid, mengakui adanya fluktuasi pada beberapa item penting tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa secara keseluruhan, tekanan inflasi menjelang Nataru masih terkendali.

“Secara umum [harga] masih stabil, hanya beberapa komoditas yang naik seperti bawang merah dan cabai rawit,” kata Andi Hariyani kepada Tribun-Timur.com, Senin (15/12/2015).

Ia juga memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa ketersediaan stok bahan pokok di Sinjai dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sepanjang periode Nataru.

Baca juga: Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Melonjak di Pusat Niaga Palopo

Namun, Disperindag ESDM Sinjai juga mencatat sejumlah bahan pokok strategis lainnya terpantau stabil, termasuk bawang putih yang bertahan di Rp40.000 per kilogram, daging ayam Rp28.000 per kilogram, dan daging sapi Rp120.000 per kilogram.

Komoditas hortikultura seperti kentang dan tomat juga stabil dengan harga Rp20.000 dan Rp5.000 per kilogram.

Di tengah dinamika harga, para pedagang di Pasar Sentral Sinjai, Sinjai, Sulsel, mengaku belum merasakan penurunan pembeli. 

Ani (39), seorang pedagang sembako di pasar tersebut, menyatakan bahwa kenaikan harga sejauh ini tidak memengaruhi daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah penjualan tetap lancar meski ada kenaikan harga,” ujar Ani, pedagang asal Jeneponto.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved