Musim Kemarau
Sinjai Siapkan 126 Pompa Air Hadapi Kemarau, Petani Tadah Hujan Prioritas
Sinjai siapkan 126 mesin pompa air untuk petani hadapi musim kemarau. Petani tadah hujan jadi prioritas bantuan.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Palangka, Halilintar, menyampaikan hal tersebut.
“Sekira seratus hektar sawah ditanami padi terancam gagal panen,” kata Halilintar kepada Tribun-Timur.com, Senin (19/8/2025).
Ia mengungkapkan kondisi itu terjadi karena irigasi Apareng tidak berfungsi.
“Irigasinya yang rusak, jadi air tidak mengalir ke sawah,” ujarnya.
Kerusakan irigasi Apareng terjadi sejak tiga bulan lalu akibat longsor.
“Bangunan irigasi yang ambruk akibat longsor jadi tidak berfungsi,” katanya.
Padahal, petani di Desa Palangka sebentar lagi akan panen raya.
“Kita khawatir akan gagal panen karena tidak adanya pasokan air ditambah lagi tidak pernah turun hujan,” ujarnya.
Ia berharap Pemkab Sinjai segera memperbaiki irigasi Apareng.
“Harapnya yah semoga kerusakan irigasi bisa cepat diperbaiki agar petani bisa mengolah sawah dengan maksimal,” harapnya.(*)
| VIDEO: Warga Bontoa Maros Untung Rp200 Ribu Sehari di Tengah Musim Kemarau |
|
|---|
| 3 Pompa Air Disiapkan PDAM Antisipasi Musim Kemarau |
|
|---|
| Musim Kemarau, Suhu Udara Siang Hari Capai 31-32 Derajat Celcius di Maros Sulawesi Selatan |
|
|---|
| BPBD Sulsel Minta Warga Waspada Kekeringan dan Angin Puting Beliung |
|
|---|
| VIDEO: Ini Imbauan Kadis Damkar Makassar untuk Cegah Kebakaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-09-26-pemkab-sinjai.jpg)