Propam Jadwalkan Periksa Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar Buntut Pukuli Demonstran
Video berdurasi 1 menit 26 detik memperlihatkan AKBP Harry Azhar mengambil tongkat kayu dari anggota dan langsung memukul massa.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) angkat bicara soal dugaan Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar pukul massa aksi saat demonstrasi.
Demonstrasi berujung ricuh ini terjadi saat ratusan mahasiswa dan pemuda gelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sinjai, Senin (1/9/2025).
AKBP Harry Azhar sorotan setelah videonya diduga memukul peserta demonstrasi beredar.
Video berdurasi 1 menit 26 detik memperlihatkan AKBP Harry mengambil tongkat kayu dari anggota dan langsung memukul massa.
Aksi diawali saat Kapolres berdiri di teras gedung untuk memantau situasi.
Tensi aksi memanas hingga terjadi dorong-mendorong antara massa dan aparat.
Kapolres kemudian mundur dan mengarahkan anggota di teras DPRD untuk maju.
Baca juga: Profil AKBP Harry Azhar Kapolres Sinjai Sulsel Terekam Pukul Pendemo Pakai Kayu, Akpol 2003
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan Kapolres Sinjai tidak melakukan pemukulan terhadap massa aksi.
“Tadi sudah diklarifikasi, terhadap peserta Unras,” katanya kepada TribunTimur.
AKPB Harry Azhar kata Kombes Pol Didik memukul anggotanya yang melakukan pengamanan karena mereka terlalu maju.
“Anggota dipanggil tidak dengar karena memang situasinya ramai dan Kapolres tidak membawa pengeras suara,” ujarnya.
Meski demikian, Kapolres Sinjai akan diperiksa untuk mengetahui kebenarannya.
“Ya tetap dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui kebenarannya,” katanya.
Pemeriksaan lanjut Kabdi Humas dilakukan oleh Propam Polda Sulsel.
“Petugas Propam sudah berada di Sinjai untuk melakukan klarifikasi dari saksi-saksi dan Kapolres,” ujarnya.
Sebelumnya, kericuhan bermula saat massa hendak masuk ke Gedung DPRD, namun aparat mencegah.
Sebanyak 422 aparat gabungan dikerahkan.
Aksi menuntut Pemkab Sinjai menurunkan tarif PBB-P2 dan mencabut tunjangan DPR, serta menyuarakan tangkap serta adili koruptor, hentikan militerisme dan kekerasan aparat terhadap demonstran, serta wujudkan pendidikan gratis.
Aparat keamanan terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Brimob, Dishub, serta tenaga kesehatan.(*)
| Berteduh saat Hujan, Guru di Sinjai Tak Sangka Menang Hadiah Umrah saat Hardiknas |
|
|---|
| PDAM Sinjai Optimalkan Pasokan Air Balangtieng Antisipasi El Nino |
|
|---|
| 10 Ribu Warga Sinjai Ikuti Jalan Santai Hardiknas, Berhadiah Umroh |
|
|---|
| Petani Sinjai Berebut Air, Watampone Kebanjiran |
|
|---|
| PAN Sinjai Puji Husniah dan Sambut Kembalinya Ashabul Kahfi Ketua DPW PAN Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-09-02-kapolres-sinjai.jpg)