Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DDI As-Salman Sidrap Buka Pendaftaran Santri Baru, Pertahankan Tradisi Kitab Kuning

Ponpes DDI As-Salman berupaya menjaga tradisi keilmuan Islam sembari menyesuaikan diri kebutuhan zaman

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
PPSB 2026-Asri, Pembina Pondok Pesantren DDI As-Salman, Kelurahan Allakkuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Senin (15/6/2026). Ponpes DDI As-Salman masih membuka pendaftaran santri baru hingga 4 Juli mendatang dengan keunggulan kitab kuning dan pembinaan tahfiz Al-Qur’an 
Ringkasan Berita:
  • Di tengah perkembangan pendidikan modern, Pondok Pesantren DDI As-Salman tetap menjaga metode pembelajaran klasik
  • Hal tersebut sejalan dengan visi Darud Dak’wah Wal Irsyad (DDI) yakni membentuk santri yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertakwa kepada Allah SWT

 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Tradisi pembelajaran kitab kuning masih menjadi salah satu ciri khas yang dipertahankan Pondok Pesantren DDI As-Salman hingga saat ini.

Di tengah perkembangan pendidikan modern, pesantren tersebut tetap menjaga metode pembelajaran klasik.

Hal tersebut sejalan dengan visi Darud Dak’wah Wal Irsyad (DDI) yakni membentuk santri yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertakwa kepada Allah SWT.

Mengembangkan Trilogi DDI, yakni memantapkan akidah, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan memperbanyak amal ibadah.

Hal tersebut juga bagian dari upaya melahirkan generasi santri yang memahami Al-Qur'an sekaligus menguasai khazanah keilmuan Islam.

Pondok Pesantren DDI As-Salman berada di Kelurahan Allakkuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Pesantren tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan formal, pendidikan kepesantrenan, serta pembinaan karakter santri.

Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. KH. Kaswad Sartono, pesantren terus berupaya menjaga tradisi keilmuan Islam sembari menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman.

Saat ini, Pondok Pesantren DDI As-Salman membuka penerimaan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Pendaftaran gelombang pertama berlangsung hingga 19 Juni 2026.

Sementara gelombang kedua dibuka pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.

Para santri baru dijadwalkan mulai masuk pondok pada 12 Juli mendatang.

Orang tua yang ingin mendaftarkan putra-putrinya dapat mengakses laman psb.ddiassalman.sch.id.

Biaya pembangunan ditetapkan sebesar Rp2,5 juta.

Selain itu, tersedia dua pilihan infaq bulanan.

Untuk santri yang menggunakan layanan kantin pesantren dikenakan biaya Rp600 ribu per bulan.

Sedangkan santri yang tidak menggunakan layanan kantin dikenakan biaya Rp300 ribu per bulan.

Pesantren juga menetapkan biaya pengadaan kitab kuning sebesar Rp600 ribu.

Pembina Pondok Pesantren DDI As-Salman, Asri, mengatakan keunggulan pesantren tidak hanya terletak pada program tahfiz Al-Qur'an, tetapi juga pembelajaran kitab kuning yang masih menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan.

"Di pesantren ini, santri tidak hanya belajar ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum. Mereka juga dibina agar memiliki kemandirian, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi ketika terjun ke tengah masyarakat," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kehidupan di pesantren dirancang untuk membentuk karakter santri yang tangguh dan bertanggung jawab.

Selain mengikuti pembelajaran di kelas, para santri juga menjalani berbagai aktivitas kepesantrenan.

Mulai dari salat berjamaah, pembelajaran Al-Qur'an, kajian kitab kuning, hingga kegiatan pengembangan diri.

"Kami ingin mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mandiri. Karena itu, pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup," katanya.

Saat ini, jumlah santri DDI As-Salman mencapai 167 orang.

Sebanyak 122 santri berada di jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Sementara 45 santri lainnya menempuh pendidikan di jenjang Madrasah Aliyah (MA).

Untuk mendukung pengembangan minat dan bakat, pesantren juga menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Di antaranya futsal, seni tari, dan sejumlah kegiatan lainnya.

Dengan perpaduan pendidikan formal, tahfiz Al-Qur'an, pembelajaran kitab kuning, serta pembinaan karakter, Pondok Pesantren DDI As-Salman menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan berbasis pesantren kepada putra-putrinya.

Pesantren ini tidak hanya berupaya mencetak santri yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan (*)

Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
Live
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved