Nur Kana’ah Tegur ASN Sidrap Ada Asap Rokok dan Pegawai Terlambat
Sejumlah peserta upacara mengenakan seragam biru-hitam datang terlambat Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ari Maryadi
Nur Kana'ah juga mengajak seluruh elemen bangsa agar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol yang terpajang di dinding kantor atau ruang kerja.
"Jangan jadikan Pancasila hanya sebagai pajangan. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan dan perilaku sehari-hari," tegasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga sempat menegur seorang peserta yang kedapatan merokok saat upacara berlangsung.
"Ada asap rokok. Tidak menghargai upacara," tegurnya di hadapan peserta upacara.
Peringatan Hari Lahir Pancasila pada akhirnya bukan hanya seremoni tahunan yang rutin dilaksanakan setiap 1 Juni.
Momentum ini menjadi pengingat bagi aparatur sipil negara dan seluruh masyarakat untuk terus merefleksikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Termasuk dalam hal sederhana seperti menghargai waktu, menjaga disiplin, dan menunjukkan sikap hormat terhadap sesama (*)
Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin
| Antrean Panjang di Dino Planet Sidrap, Hiburan Baru yang Edukatif untuk Keluarga |
|
|---|
| Dandim Sidrap: Profesionalisme dan Kedekatan dengan Rakyat Harus Terus Dijaga |
|
|---|
| Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Polres Sidrap Ajak Personel Wujudkan dalam Tugas |
|
|---|
| Bupati Sidrap Jagokan Argentina Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Akan Menang Lagi |
|
|---|
| Wali Kota Makassar Munafri: Jangan Biarkan Pancasila Jadi Pajangan di Dinding! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260602-ASN-Menghadiri-apel-pagi.jpg)