Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nur Kana’ah Tegur ASN Sidrap Ada Asap Rokok dan Pegawai Terlambat

Sejumlah peserta upacara mengenakan seragam biru-hitam datang terlambat Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
UPACARA PANCASILA-ASN Menghadiri apel pagi di Lapangan Kantor SKPD dalam rangka Hari Pancasila, Selasa (2/6/2026). Nur Kana’ah, Wakil Bupati Sidrap sempat menegur ASN yang merokok pada saat upacara. Tak hanya itu, banyak juga ASN yang datang terlambat dari waktu yang telah ditentukan. 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah peserta upacara mengenakan seragam biru-hitam datang terlambat
  • Beberapa di antaranya tampak berlari menuju lapangan untuk mengejar barisan yang telah tertata rapi
  • Wakil Bupati Sidrap, Nur Kana'ah, menegaskan bahwa semangat Pancasila harus terus dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari

 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Kantor SKPD, Jalan Harapan Baru, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Selasa (2/6/2026), berlangsung sesuai jadwal pukul 08.00 WITA.

Meski demikian, masih terlihat sejumlah peserta upacara mengenakan seragam biru-hitam datang terlambat.

Beberapa di antaranya tampak berlari menuju lapangan untuk mengejar barisan yang telah tertata rapi.

Namun ada pula yang berjalan santai menuju lokasi upacara, seolah keterlambatan bukanlah persoalan yang perlu disikapi dengan serius.

Pemandangan tersebut menjadi refleksi menarik pada momentum Hari Lahir Pancasila.

Sebab, menghargai waktu sesungguhnya merupakan bagian dari sikap disiplin dan tanggung jawab yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Waktu bukan sekadar hitungan detik, menit, atau tahun.

Waktu adalah kesempatan yang menentukan arah perjalanan individu maupun bangsa.

Para pendiri bangsa telah memberikan teladan.

Bagaimana memanfaatkan waktu dengan penuh tanggung jawab saat merumuskan dasar negara yang mampu mempersatukan keberagaman Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidrap, Nur Kana'ah, menegaskan bahwa semangat Pancasila harus terus dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Api Pancasila masih menyala sebagai pemersatu bangsa. Nilai-nilai perdamaian yang terkandung di dalamnya menjadi penuntun moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan nilai-nilai keadilan yang terkandung dalam Pancasila.

"Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengamalkan Pancasila. Pancasila menghadirkan keadilan bagi seluruh umat manusia," katanya.

Nur Kana'ah juga mengajak seluruh elemen bangsa agar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol yang terpajang di dinding kantor atau ruang kerja.

"Jangan jadikan Pancasila hanya sebagai pajangan. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan dan perilaku sehari-hari," tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga sempat menegur seorang peserta yang kedapatan merokok saat upacara berlangsung.

"Ada asap rokok. Tidak menghargai upacara," tegurnya di hadapan peserta upacara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila pada akhirnya bukan hanya seremoni tahunan yang rutin dilaksanakan setiap 1 Juni.

Momentum ini menjadi pengingat bagi aparatur sipil negara dan seluruh masyarakat untuk terus merefleksikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Termasuk dalam hal sederhana seperti menghargai waktu, menjaga disiplin, dan menunjukkan sikap hormat terhadap sesama (*)

Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved