Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

'Kalau Tidak Pelan Jatuh' Jalan Poros Sidrap-Soppeng Rusak dan Berlubang

Pengendara bentor, Amir (54), mengaku harus ekstra hati-hati setiap kali melintas di jalur tersebut

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
JALAN RUSAK- Jalan provinsi poros Sidrap–Soppeng kembali disoroti warga. Selasa (5/5/2026). Jalan tersebut sudah berlubang dan kondisinya kian memprihatinkan. Jika hujan turun, air akan tergenang dan menutup lubang-lubang di badan jalan. Sehingga membahayakan pengendara yang melintas, khususnya roda dua dan bentor. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan provinsi poros Sidrap–Soppeng rusak dan berluang
  • Warga mengeluh kalau hujan deras, lubang tergenang dan tidak terlihat
  • Pengendali yang melintas dengan kecepatan penuh bisa jatuh

 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP - Jalan provinsi poros Sidrap–Soppeng kembali disoroti warga Selasa (5/5/2026).

Pasalnya, jalan tersebut sudah berlubang dan kondisinya kian memprihatinkan.

Jika hujan turun, air akan tergenang dan menutup lubang-lubang di badan jalan.

Sehingga membahayakan pengendara yang melintas, khususnya roda dua dan bentor.

Pantauan di Jalan Poros Allakkuang, kerusakan tampak di beberapa titik. 

Permukaan jalan tidak lagi rata, dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi. 

Kendaraan terpaksa melambat bahkan menghindar ke sisi jalan untuk mengurangi risiko terjatuh.

Seorang pengendara bentor, Amir (54), mengaku harus ekstra hati-hati setiap kali melintas di jalur tersebut.

“Kalau tidak pelan-pelan, bisa jatuh. Apalagi kalau habis hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air,” ujarnya.

Hal senada disampaikan warga sekitar, Rahmawati (38).

Ia menyebut kondisi jalan sudah lama rusak namun belum mendapat penanganan serius.

“Sudah lama ini rusak, tapi belum ada perbaikan. Kami harap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban,” katanya.

Warga berharap pemerintah provinsi segera melakukan perbaikan menyeluruh.

Mengingat jalan tersebut merupakan akses utama.

Penghubung Kabupaten Sidrap dan Soppeng.

Serta sering dilalui kendaraan setiap hari.

Selain membahayakan keselamatan, kondisi jalan juga dinilai menghambat aktivitas masyarakat. (*)

Laporan Reporter TribunSidrap: Hardiyanti Kamaluddin

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved