Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Narkoba

Jaringan Narkoba Sidrap Bawa Sabu 1 Kg ke Makassar, Kurir Ditangkap BNN

Sebagai kurir RD diupah Rp10 juta untuk membawa sabu 1 kg dari Sidrap ke Makassar.

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
Istimewa/BNNK Sidrap
BANDAR NARKOBA - Kurir berinisial RD yang membawa 1 Kg narkoba jenis sabu saat ditangkap BNNK Sidrap di Jalan Poros Parepare-Rappang, Kelurahan Uluala, Kecamatan Watang Pulu Sidrap, Minggu (4/1/2026). RD yang berstatus kurir rencana membawa narkoba itu ke Kota Makassar. 
Ringkasan Berita:
  • Kurir berinisial RD (24) ditangkap dengan barang bukti sabu 1 kg saat berada di  Jalan Poros Parepare-Rappang, Kelurahan Uluala, Kecamatan Watang Pulu Sidrap, Minggu (4/1/2026).
  • Sebagai kurir RD diupah Rp10 juta untuk membawa sabu 1 kg dari Sidrap ke Makassar.

 


TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP -- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap pemuda berinisial RD (24) yang membawa narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram (Kg).

RD yang berstatus kurir membawa narkoba itu ke Kota Makassar, namun berhasil dicegat anggota gabungan BNNK Sidrap dan BNNP Sulsel di Jalan Poros Parepare-Rappang, Kelurahan Uluala, Kecamatan Watang Pulu Sidrap, Minggu (4/1/2026).

Kepala BNNK Sidrap, Syahril Said mengatakan, saat itu pihaknya bersama BNNP Sulsel memang sedang melakukan operasi gabungan.

Kata dia, pihaknya mendapatkan informasi akan ada pengantaran paket narkoba dari Sidrap, sehingga pihaknya melakukan penyelidikan.

"Setelah kami mendapatkan informasi itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan menangkap RD dengan barang bukti sabu seberat 1 Kg," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: 347 Gram Narkoba Disita Polres Luwu Sepanjang 2025, Disuplai dari Wajo dan Sidrap

Syahril mengungkapkan dari hasil introgasi, RD diminta untuk membawa narkoba ke Makassar atas perintah seorang pria berinisial MT.

RD diiming-imingi upah Rp 10 juta untuk mengantarkan paket narkoba tersebut.

"Diiming-imingi upah Rp 10 juta untuk mengantar barang (narkoba) ke Makassar oleh pria berinisial MT," ungkapnya.

Dia juga mengutarakan, narkoba yang dibawa RD berasal dari Sidrap.

Sehingga pihaknya menilai, ada jaringan narkoba besar di Bumi Nene' Mallomo itu.

"Pengakuannya dari Sidrap, tapi kita masih mendalami informasinya, apakah barang ini betul dari Sidrap atau gimana," ucapnya.

Syahril menambahkan, RD kini sudah dibawa ke BNNP Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah di BNNP sementara diperiksa. Kami terus berusaha keras dalam memerangi narkoba untuk mewujudkan Sidrap Bersinar yakni Sidrap bersih narkoba," ujarnya.

Baca juga: Mayoritas Laki-Laki, 248 Pengguna Narkoba Direhabilitasi di Bone Sepanjang 2025

Sebelumnya, lembaga rehabilitasi rumah peduli Mario hadir di Sidrap.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan, Sidrap menjadi tempat strategis untuk lokasi pembangunan rumah rehabilitasi, karena masih tingginya pengguna Narkoba di sejumlah daerah di wilayah Ajatappareng.

Menurutnya, rumah peduli Mario merupakan inisiasi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rusdi Masse yang telah digagas bersama Pemkab Sidrap 3 bulan lalu.

Syaharuddin berharap, lembaga rehabilitasi ini, bisa menjadi tempat sembuh dan pulih bagi generasi muda yang terpapar Narkoba, sekaligus memperbaiki kehidupan mereka untuk tidak terlibat Narkoba dan memperbaiki image di tengah masyarakat.

“Ini ide yang sangat positif. Lembaga rehabilitasi ini menjadi terobosan bagi Kabupaten Sidrap, yang telah menghadirkan lembaga rehabilitasi yang memadai dan Insha Allah bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujarnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved