Kisah Inspiratif Rehan, Anak Buruh Bangunan Sukses Tembus Program NASA
Siswa kelas 11, SMAN 8 Pinrang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, itu dikenal berprestasi bidang teknologi.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Rehan bersama temannya mengikuti pelajaran dengan serius.
Ia menatap layar komputer sekolahnya dengan serius.
Jemarinya lincah menyusun barisan kode sejak pagi.
Siswa kelas 11, SMAN 8 Pinrang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, itu dikenal berprestasi bidang teknologi.
Ia menjadi kebanggaan sekolah dari pelosok Kabupaten Pinrang.
Rehan merupakan anak pertama dari empat bersaudara.
Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Ibunya sehari-hari mengurus rumah tangga sederhana mereka.
Perjalanan menuju sekolahnya ditempuh sekitar 46 menit perjalanan.
Jarak sekolahnya sekitar 37 kilometer dari Kota Pinrang.
Rumah Rehan berada jauh dari pusat Kota Pinrang ditempuh sekitar 1 jam dari pusat kota.
Sepanjang perjalanan terlihat gunung hijau mengelilingi perkampungan warga.
Jalan menuju rumahnya masih berlubang di beberapa titik.
Meski begitu, Rehan tetap semangat mengejar cita-citanya setiap hari.
Aktivitas Rehan dimulai sejak pagi di sekolahnya.
Ia belajar serius bersama teman-temannya di dalam kelas.
Dalam seminggu setiap sekali, Rehan mengikuti olahraga bersama siswa lainnya di lapangan sekolah.
Usai belajar, Rehan sering menghabiskan waktu di laboratorium komputer sekolah.
Di ruangan itu, Rehan mendalami dunia coding secara mandiri.
Ia juga tetap menjalankan salat bersama di lingkungan sekolah.
Rasa penasaran menjadi awal Rehan mengenal dunia teknologi.
"Awalnya karena rasa ingin tahu melihat sebuah website," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (6/5/2026).
"Saya penasaran bagaimana website dibuat dan diakses publik," lanjutnya.
Sejak saat itu, Rehan mulai belajar coding secara perlahan. Ia belajar coding secara otodidak sejak kelas 2 SMP hingga sekarang.
Ia memanfaatkan internet untuk memperdalam kemampuan pemrograman komputer.
Kerja kerasnya mulai membuahkan hasil membanggakan.
Rehan pernah mengikuti program pencarian celah keamanan sistem digital.
Ia berhasil menemukan celah dalam program tersebut.
Prestasi itu membuat Rehan mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi.
Kini, Rehan mengantongi sekitar 20 penghargaan nasional dan internasional.
Salah satu pencapaian terbesarnya berasal dari program milik NASA.
Rehan berhasil menemukan celah dalam program Vulnerability Disclosure Program (VDP) milik NASA.
Ia sempat tidak percaya dengan pencapaiannya tersebut.
"Saya sempat ragu bisa mendapatkan celah di NASA," katanya.
"Banyak peserta lain juga sangat berprestasi," sambung Rehan.
Namun, kerja kerasnya membuahkan hasil membanggakan.
NASA memberikan surat pengakuan resmi kepada Rehan.
Namanya tercantum dalam program VDP milik NASA tersebut.
Saat mengalami kebuntuan coding, Rehan memiliki cara sederhana mengatasinya.
Ia mendengarkan musik untuk mengurangi stres saat berpikir algoritma.
"Musik membantu saya ketika memikirkan struktur coding," ujarnya.
Motivasi terbesar Rehan berasal dari keluarganya tercinta.
Ia ingin mengangkat derajat kedua orang tuanya melalui pendidikan.
"Motivasi saya ingin membanggakan dan membantu orang tua," katanya.
Rehan juga terinspirasi sosok B. J. Habibie.
Menurutnya, Habibie membuktikan keterbatasan bukan penghalang kesuksesan.
Rehan berharap anak muda terus mengembangkan potensi diri masing-masing.
Ia mengajak pelajar berani mencoba bidang teknologi dan kreativitas lainnya.
"Terus kembangkan potensi diri di bidang apapun," tutupnya.
Laporan wartawan Tribun-Timur.com/Moh Faizal Lupphy S.
| Suami Siram Istri Pakai Air Keras di Pinrang Diancam 10 Tahun Penjara, Keluarga Keberatan |
|
|---|
| Suami Menyamar jadi Pembeli, Lihat Istri Langsung Siram Air Keras |
|
|---|
| Keluarga Korban Ungkap Motif Lain Suami Siram Istri Pakai Air Keras di Pinrang |
|
|---|
| Keluarga Korban Penyiraman Air Keras di Pinrang Bantah Isu Selingkuh |
|
|---|
| Modus Licik Suami di Pinrang, Menyamar Pakai Cadar Sebelum Siram Istri dengan Air Keras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PRESTASI-SISWA-Rehan-siswa-asal-SMAN-8-Pinrang-saat-belajar.jpg)