Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penemuan Mayat Tanpa Tangan di Pantai Lawere Pinrang Gegerkan Warga

Saksi mata menyebut sedang mencari barang bekas sekaligus membersihkan area pantai dari sampah, dirinya menemukan jasad yang tinggal tulang itu.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
Istimewa/Polsek Suppa
PENEMUAN MAYAT - Kondisi jasad tinggal tulang yang ditemukan warga di Pantai Lawere, Pinrang sekira pukul 21.00 Wita, Minggu (30/11/2025). Warga menemukan jasad tanpa identitas itu saat membersihkan pantai dari sampah.     

Ringkasan Berita:
  • Jasad itu ditemukan nelayan bernama Agusli (43) saat membersihkan sampah di bibir Pantai Lawere, sekira pukul 21.00 Wita, Minggu (30/11/2025).
  • Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan mengutarakan, pihaknya masih berusaha mengungkap identitas jasad itu.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Warga digegerkan dengan penemuan jasad tanpa identitas yang tinggal tulang-belulang di Pantai Lawere, Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Jasad itu ditemukan nelayan bernama Agusli (43) saat membersihkan sampah di bibir Pantai Lawere, sekira pukul 21.00 Wita, Minggu (30/11/2025).

Agusli mengatakan, saat dirinya sedang mencari barang bekas sekaligus membersihkan area pantai dari sampah, dirinya menemukan jasad yang tinggal tulang itu.

Kata dia, awalnya dia mengira jasad tanpa identitas tersebut kayu yang terdampar.

"Pas saya dekati, ternyata mayat. Langsung saya lapor ke polisi," katanya kepada Tribun-Timur.com, Senin (1/12/2025).

Baca juga: Sepekan, 2 Kasus Penemuan Mayat Lansia Gegerkan Warga Sinjai

Terpisah Kapolsek Suppa, Iptu Ahmad mengungkapkan, saat ditemukan kondisi jasad sudah hancur dan tinggal tulang.

Kedua tangannya hilang, sementara wajahnya tinggal tengkorak.

"Saat sata datangi TKP, kondisi jasadnya sudah hancur. Tidak ada tangan tinggal tulang, bagian muka sudah mulai kelihatan tengkorak dan giginya," ungkapnya.

Iptu Ahmad pun langsung melaporkan penemuan jasad yang tinggal tulang itu ke tim Inafis Polres Pinrang.

"Dibawa ke rumah sakit (RSUD Lasinrang) untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum. Sekarang ditangani Polres Pinrang," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan mengutarakan, pihaknya masih berusaha mengungkap identitas jasad itu.

Selain itu, pihaknya juga menunggu adanya laporan yang merasa kehilangan keluarganya.

"Jasadnya tanpa identitas dan kondisinya itu sudah tidak lengkap. Kami masih berupaya mengungkap identitasnya sambil menunggu adanya laporan kehilangan salah satu keluarganya," ujarnya.

Namun Ananda menduga, jasad tersebut hanya terdampar di Pantai Lawere.

"Itu dari laut, dugaan kami terdampar dan belum diketahui dari mana asalnya," tandasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved