Napi Lapas Parepare Berhasil Kelabui Petugas, Pintu Dijaga Ketat Tapi Barang Terlarang Lolos Masuk
Bahkan, ada pula kerabat warga binaan perempuan yang menyembunyikan barang terlarang di bagian vital tubuhnya.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Penyelundupan ponsel masih menjadi tantangan bagi keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Saat petugas inspeksi mendadak di blok hunian warga binaan pemasyarakatan, Kamis (7/5/2026) dini hari.
Sembilan ponsel android, enam pengisi daya (charger), satu powerbank, serta sejumlah benda tajam ditemukan petugas di dalam blok warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten mengatakan, pihaknya sudah menjaga ketat terhadap barang dan orang yang masuk ke lapas.
Kata dia, berbagai modus penyelundupan ponsel dilakukan keluarga warga binaan saat penjengukan tergolong nekat dan sulit diidentifikasi petugas.
Marten mencontohkan, anggotanya pernah menemukan ponsel yang disembunyikan di dalam popok bayi yang dibawa pengunjung.
Bahkan, ada pula kerabat warga binaan perempuan yang menyembunyikan barang terlarang di bagian vital tubuhnya.
"Kami sulit mengidentifikasi itu. Celah-celah itulah yang dimanfaatkan oknum keluarga narapidana," katanya kepada Tribun-Timur.com.
Marten mengungkapkan, atas itu pihaknya kerap kali berhadapan dengan dilema kemanusiaan dan etika saat penggeledahan fisik terhadap pengunjung.
Meski begitu, dia menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi warga binaan yang terbukti melanggar aturan keamanan.
Sanksi disiplin telah disiapkan, mulai dari sanksi administratif yang berdampak pada hak-hak narapidana.
"Tentu kalau kita tahu siapa pelakunya, ada konsekuensinya. Mereka yang melanggar bisa mendapatkan sanksi pencabutan remisi hingga tidak diusulkannya hak Pembebasan Bersyarat (PB)," tegasnya.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Parepare, Jerry mengatakan, modus warga binaan menyelundupkan ponsel ke dalam sel dengan memanfaatkan layanan jam besukan.
Kata dia, dari sana warga binaan mulai menyelundupkan barang terlarang itu dengan menyelipkan ke bagian tubuh hingga bisa masuk ke dalam sel.
"Kalau modus operandinya banyak ya, ada yang mengaku dari lewat besukan kemudian diselipkan badan dan ke dalam baju. Itu sih indikasinya," katanya.(*)
| Sidak Blok Hunian Lapas Parepare, Petugas Gabungan Temukan 9 Ponsel hingga Senjata Tajam |
|
|---|
| Polresta Mamuju Tuding Bos Narkoba dari Lapas Bulukumba, Kalapas Bantah: Harus Diluruskan! |
|
|---|
| Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa Audiensi Dengan Kepala Kepolisian Resor Gowa |
|
|---|
| Nasib Supriadi Napi Korupsi Rp233 M Tersandung Pelanggaran, Pengawal Ikut Disanksi |
|
|---|
| Sosok Ashari Plt Kalapas Bulukumba, Baru 2 Bulan Menjabat Lapasnya Digeledah TNI-Polri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/LAPAS-PAREPARE-Kalapas-Kelas-IIA-Parepare-Marten-saa.jpg)