Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Parepare

3 Rumah di Lumpue Parepare Terbakar, Diduga Ulah ODGJ

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, sekira pukul 17.00 WITA, Senin (20/4/2026).

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
Istimewa
KEBAKARAN RUMAH - Kenampakan tiga rumah panggung terbakar di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Senin (20/4/2026). kebakaran diduga terjadi ulah ODGJ. 

 


TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Tiga rumah panggung milik warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) ludes terbakar.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, sekira pukul 17.00 WITA, Senin (20/4/2026).

Dari pantauan Tribun-Timur.com, dua rumah milik warga itu hangus rata dengan tanah, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 50 persen, terutama pada bagian dinding.

Sejumlah anggota Dinas Pemanasan Kebakaran (Damkar) dibantu anggota BPBD Parepare masih melakukan penyemprotan air di lokasi.

Kepala Bidang Penanggulangan, Penyelamatan Damkar Parepare, Frans mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan informasi kebakaran rumah pihaknya langsung mengarahkan 3 armada Damkar.

Tak hanya itu 4 mobil tangki air juga dikerahkan.

Baca juga: Damkarmat Makassar Aktifkan 7 Posko Hadapi El Nino Godzilla, Siaga Kebakaran dan Krisis Air

Kata dia, proses pemadaman api memakan waktu hingga 30 menit dikarenakan kondisi angin yang cukup kencang.

"Kemudian juga jalan masuk menuju lokasi kebakaran sangat sempit. Angin kencang, jadi sekitar setengah jam kami bisa kendalikan," katanya kepada Tribun-Timur.com.

Frans mengungkapkan, api muncul pertama kali dari salah satu rumah panggung, kemudian dengan cepat menjalar ke dua rumah lainnya.

Dia mengutarakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran terjadi, namun dari informasi beberapa warga rumah terbakar karena ulah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Menurut warga seperti itu karena ODGJ, tapi saat di lokasi tadi orang yang bersangkutan ODGJ itu tidak ada di tempat. Jadi kami belum pastikan," ungkapnya.

Frans melanjutkan, tidak ada korban atas insiden itu, namun kerugian ditaksir ratusan juta.

"Tidak ada korban karena memang rumah kosong saat itu, tapi taksiran kerugian ratusan juta," ucapnya.

Lurah Lumpue, Nur Akbar mengatakan, dirinya mendapatkan terjadi kebakaran dari warga setempat.

Menurut warga kata dia, rumah tersebut terbakar diduga akibat ulah ODGJ.

"Saya juga dapat kabar warga kalau rumah diduga dibakar oleh salah satu keluarga korban yang mengalami gangguan jiwa. Tapi sementara ini kami cari orangnya," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved