Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KAHMI Baksos Bareng Ribuan Warga Pangkep, Tamsil Linrung Dorong Program Prioritas Prabowo

Tamsil Linrung menilai gerakan sosial itu sejalan arah pembangunan nasional dan program Prabowo

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
BAKSOS IDULADHA- Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung bersama pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Makassar di lokasi bakti sosial kesehatan, Kabupaten Pangkep Jumat (29/5/2026). 

“Kita akan jadikan tempat ini sebagai markas peradaban sekaligus ekosistem pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat. Program-program pemerintah akan kita akomodir di sini, termasuk MBG sebagai pilot project untuk menjawab persoalan stunting dan gizi buruk,” jelas senator asal Sulawesi Selatan tersebut.

Tak hanya fokus pada kesehatan dan gizi, konsep pengembangan kawasan itu juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Dorong Rumah Subsidi dan Rumah Knockdown

Tamsil menyebut program tersebut juga akan menyasar kebutuhan hunian layak bagi masyarakat kecil seperti nelayan, petani, guru, dan ustaz pesantren yang selama ini kesulitan mengakses rumah subsidi.

“Banyak guru-guru yang belum punya rumah, termasuk ustaz yang mengajar di pesantren sekitar sini. Itu yang ingin kita bantu. Kita juga mendorong pengadaan rumah knockdown Prabowo karena model hunian cepat seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Selain itu, aspek spiritual juga menjadi bagian penting dalam konsep Markas Peradaban. Tamsil menggagas bantuan rumah dinas bagi imam masjid yang memiliki kualitas bacaan Al-Qur’an dan kemampuan pembinaan keagamaan yang baik.

“Kita ingin setiap masjid dibantu rumah imam. Tetapi imamnya juga harus qualified, memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik dan mampu membimbing anak-anak mengaji,” tegasnya.

Sebagai tahap awal, satu unit rumah imam telah dibangun di kawasan tersebut. Ke depan, bantuan serupa akan diberikan melalui sistem seleksi dan undian bagi masjid yang imamnya memenuhi standar pembinaan keagamaan.

Bagi imam yang belum memenuhi kualifikasi, lanjut Tamsil, akan terlebih dahulu difasilitasi mengikuti pelatihan intensif agar kualitas pembinaan umat di lingkungan masjid terus meningkat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved