Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polres Palopo Siapkan 3 Pos Pengamanan dan Layanan Titip Kendaraan

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Palopo secara simbolis memasang pita kepada petugas yang terlibat pada operasi ketupat ini.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
OPERASI KETUPAT - Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di depan Mapolres Palopo, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (12/3/2026). Polres Palopo mendirikan tiga pos pada Operasi Ketupat 2026.  

"Pos Lagota difungsikan sebagai pos terpadu, sementara pos pelayanan disiapkan di kawasan Islamic Center sebagai rest area bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat. Adapun Pos di Palopo City Market difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas karena lokasi tersebut kerap menjadi titik kemacetan kendaraan dari arah utara dan selatan yang melintas maupun masuk ke Kota Palopo," rincinya.

Selain pengamanan lalu lintas, Polres Palopo juga berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Dinas Perhubungan dan PT Jasa Raharja, untuk melakukan pengecekan kelayakan kendaraan di Terminal Dangerakko Kota Palopo menjelang puncak arus mudik.

“Kami akan mengecek kondisi kendaraan dan kesiapan awak angkutan yang melayani pemudik,” jelasnya.

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional jika terjadi kepadatan kendaraan di sejumlah titik.

Dalam pengamanan lingkungan, polisi akan melakukan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik.

Masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan di kantor Polres maupun Polsek terdekat dengan melengkapi data administrasi.

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat Polri 110 yang siaga selama 24 jam untuk menerima laporan maupun pengaduan.

Jumlah personel yang diterjunkan dalam operasi ini sekitar 200 personel gabungan dari berbagai instansi.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang hendak mudik untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan, seperti mematikan peralatan listrik dan kompor serta mengunci rumah dengan baik.

Warga juga diminta melapor kepada RT/RW atau Bhabinkamtibmas setempat agar rumah mereka dapat menjadi sasaran patroli selama ditinggal mudik. (*)

 

 

Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved